Kamis, 30 April 2009

7Pelajaran


Pelajaran #1:
Jangan mencari penyembah-penyembah ; tetapi carilah sahabat-sahabat sejati...
Tidak semua teman diciptakan sama. Beberapa teman hanyalah penggemar. Mereka mengagumi Anda. Mereka menyanjung Anda. Mereka takut terhadap Anda. Mereka mengambil keuntungan dari Anda. Namun ketika Anda membutuhkan mereka, mereka tidak ada. Pilihlah sahabat sejati daripada penggemar. Ketika Anda mengalami kesulitan, mereka akan tetap berada di sisi Anda..

Pelajaran #2:
Cara terbaik untuk mencari seorang sahabat sejati adalah menjadi seorang sahabat sejati. Apakah Anda seorang sahabat sejati? Apakah Anda memberikan perhatian kepada orang lain? Apakah Anda menunjukkan kasih Anda terhadap mereka dengan cara yang tidak biasa? Investasi terbaik yang akan pernah Anda lakukan adalah dalam relasi Anda. Di situlah harta Anda berada.

Pelajaran #3:
Penggertak itu lemah. Hindari atau tentanglah, namun jangan pernah takut terhadap penggertak. Apakah Anda punya penggertak dalam hidup Anda? Anda akan selalu berhadapan dengan para penggertak. Mereka mengintimidasi orang. Mereka ingin Anda merasa takut terhadap mereka. Mereka memanipulasi Anda untuk mengikuti mereka. Tergantung situasi, Anda dapat menghindari atau menentang mereka. Namun jangan pernah takut terhadap mereka. Karena semua penggertak adalah palsu. Dengan paksaan, mereka menutupi kelemahan yang ada di dalam diri mereka. Tapi jauh di dalam, seorang penggertak adalah seorang anak rapuh yang memiliki banyak ketakutan.

Pelajaran #4:
Ketika seseorang tidak suka menjadi temanmu, biarkan saja dan tetaplah bersukacita. Hidup terlalu indah untuk disesali hanya karena penolakan seseorang. 'Orang yang selalu ingin menyenangkan orang lain' ingin menyenangkan setiap orang. Dan ketika seseorang menolak mereka, mereka akan
tewas. Karena mereka memerlukan perasaan dibutuhkan. Ketika seseorang menolak mereka, mereka sangat terluka - dan membawa luka ini ke manapun mereka pergi dan membiarkan luka ini berdampak bagi hidup mereka selamanya. Apa yang dilakukan seorang yang dewasa ketika mereka mengalami penolakan? Mereka juga terluka sama seperti orang lain namun mereka tidak membawa luka
itu terus-menerus. Mereka mengebaskan debu di kaki mereka dan terus maju. Mereka mencintai diri mereka. Mereka mencintai hidup.

Pelajaran #5:
Ketika seseorang marah terhadap Anda dengan cara yang tidak adil, kasihanilah orang itu. Ia akan menyakiti dirinya sendiri. Jangan mengasihani diri sendiri ketika Anda menerima kemarahan yang tidak adil. Ingatlah bahwa kemarahan yang tidak adil itu menghancurkan orang yang marah, bukan Anda. Kasihanilah orang itu.

Pelajaran #6:
Selalu bersikap baik dan ramah kepada setiap orang - entah dia itu seorang raja atau seorang pengemis. Setiap manusia yang Anda temui dalam hidup adalah anak-anak Tuhan. Entah ia duduk di atas tahta atau terbaring di lumpur, tak ada bedanya. Orang tersebut adalah keluarga Anda.

Pelajaran #7:
Takaran Anda yang sesungguhnya diukur dari keberanian, kearifan dan cinta Anda. Apakah Anda seorang yang besar? Ukurlah keberanian dan kearifan Anda. Dengan cara Anda mengasihi, Anda bisa tahu apakah Anda sudah dewasa dalam hidup atau tidak.

Semoga impian Anda menjadi kenyataan. !!!!

Rabu, 29 April 2009

Jangan Egois

Kisah Sang Tikus


Seekor tikus mengintip celah di tembok untuk mengamati sang petani
dan isterinya, saat membuka sebuah bungkusan. Ada makanan pikirnya? Tapi, dia
terkejut sekali, ternyata bungkusan itu berisi perangkap tikus. Lari kembali ke
ladang pertanian itu, tikus itu menjerit memberi peringatan; "Awas, ada
perangkap tikus di dalam rumah, hati-hati, ada perangkap tikus di dalam
rumah!"
Sang ayam dengan tenang berkokok dan sambil tetap menggrauki tanah,
mengangkat kepalanya dan berkata, "Ya maafkan aku Pak Tikus. Aku tahu ini
memang masalah besar bagi kamu, tapi buat aku secara pribadi tak ada
masalahnya. Jadi jangan buat aku sakit kepala-lah."
Tikus berbalik dan pergi menuju sang kambing. Katanya, "Ada
perangkap tikus di dalam rumah, sebuah perangkap tikus di rumah!"
"Wah, aku menyesal dengan khabar ini," si kambing
menghibur dengan penuh simpati, "Tetapi tak ada sesuatu pun yang bisa
kulakukan kecuali berdoa. Yakinlah, kamu senantiasa ada dalam doa-doaku!"
Tikus kemudian berbelok menuju si lembu.
"Oh? Sebuah perangkap tikus? Jadi saya dalam bahaya besar yah?" kata lembu itu sambil ketawa, berleleran liur.
Jadi tikus itu kembalilah ke rumah, dengan kepala tertunduk dan
merasa begitu patah hati, kesal dan sedih, terpaksa menghadapi perangkap
tikus itu sendirian. Ia merasa sungguh-sungguh sendiri.
Malam tiba, dan terdengar suara bergema di seluruh rumah, seperti
bunyi perangkap tikus yang berjaya menangkap mangsa. Isteri
petani berlari pergi melihat apa yang terperangkap. Di dalam kegelapan itu dia
tak bisa melihat bahwa yang terjebak itu adalah seekor ular berbisa. Ular itu
sempat mematuk tangan isteri petani itu. Petani itu bergegas membawanya ke
rumah sakit.
Si istri kembali ke rumah dengan tubuh menggigil, demam. Dan, sudah
menjadi kebiasaan, setiap orang sakit demam, obat pertama adalah memberikan sup ayam segar yang hangat. Petani itu pun mengasah pisaunya, dan pergi ke kandang, mencari ayam untuk bahan supnya. Tapi, bisa itu sungguh jahat, si istri tak langsung sembuh. Banyak tetangga yang datang membesuk, dan tamu pun tumpah ruah ke rumahnya. Ia pun harus menyiapkan makanan, dan terpaksa, kambing di kandang dia jadikan gulai. Tapi, itu tak cukup, bisa itu tak dapat ditaklukkan. Si istri mati, dan berpuluh orang datang untuk mengurus pemakaman, juga selamatan. Tak ada cara lain, lembu di kandang pun dijadikan panganan, untuk puluhan pelayat dan peserta selamatan.
Kawan, apabila kamu dengar ada seseorang yang menghadapi masalah
dan kamu pikir itu tidak ada kaitannya dengan kamu, ingatlah bahwa apabila ada
"perangkap tikus" di dalam rumah, seluruh "ladang pertanian" ikut menanggung resikonya. Sikap mementingkan diri sendiri lebih banyak keburukan dari pada
baiknya.

Kamis, 23 April 2009

Keinginan-keinginan

Aku ingin menjadi sempurna.... padahal aku tau kesempurnaan itu hanyalah milik allah dan aku ingin mendekati untuk menjadi sempurna...
Aku ingin menjadi kaya... padahal aku tau, kekayaan tidak menjamin hidupku untuk berbahagia dan aku cukup menjadi seseorang yg sederhana saja..
Aku ingin menjadi cantik...
padahal aku tau,kecantikan itu hanyalah kulit luar dan tidak akan abadi, aku hanya ingin hatiku secantik2nya...
Aku ingin hidup bahagia...
padahal aku tau,kebahagiaan itu bisa aku dapatkan dari diriku sendiri dan dari itu aku harus belajar mencarinya...
Aku ingin dicintai semua orang...
padahal aku tau,cinta itu hanyalah bersifat sementara dan aku memerlukan kecintaan dari allah...
Aku ingin mendapatkan suami yang ganteng,kaya,dan perhatian... padahal aku tau kita tidak bisa mendapatkan sesuatu persis dengan yg kita inginkan, karena semua orang mempunyai kekurangan dan kelebihan dan aku belajar untuk bersyukur atas suami yg mendampingiku..
Aku ingin memiliki anak2 yang lucu... padahal aku tau,kelucuan itu ada batasnya..dan anak soleh/soleha lah yang tidak ada batasanya...
Aku ingin menunjukkan sisi kecantikanku pada orang lain ( aurat ).. padahal aku tau, apabila orang lelaki yg bukan muhrim melihat kita dengan nafsu..itu akan menjadi penghalangku memasuki syurga dan aku ingin kecantikanku hanya untuk muhrimku...
Aku ingin memperoleh kehormatan... padahal aku tau itu hanyalah soal status dan jabatan,toh semuanya akan berakhir apabila kita menutup mata kita...
Aku ingin hidup tanpa ujian... padahal aku tau,dgn ujian aku bisa belajar untuk hidup dan allah sayang dengan kita oleh karena itu kita diuji...
Aku ingin mempunyai baju yg bagus,keren dan mahal... padahal aku tau,baju yang terakhir akan aku pakai hanyalah kain putih yg beraroma kapur barus..
Aku ingin mendapatkan segalanya... padahal aku tau,dunia ini hanyalah untuk tempat singgah sementara dan akherat adalah tempat pelabuhan terakhir..
pantaskah aku menjadi " bulan "... sedangkan disaat kau ada, aku suka melalaikan waktu malamku untuk beribadah padamu...
pantaskah aku menjadi "matahari"..sedangkan waktu itu aku sering meninggalkan siang hariku untuk sesuatu yg tidak bermanfaat.
pantaskah aku menjadi "bintang"....sedangkan aku jarang memberikan cahaya untuk orang sekitarku.
pantaskah aku menjadi "hujan"...sedangkan aku jarang membagikan rezekiku pada orang lain.
pantaskah aku menjadi penduduk "syurga"...sedangkan dosa yang aku pupuk sudah tidak terbendung.
pantaskah aku menjadi "awan"..sedangkan jalan lurus yang kau tunjukkan sering aku lewati begitu saja.
pantaskah aku menjadi "ibu"..sedangkan untuk mengurus diriku sendiripun aku belum mampu.
pantaskah aku menjadi "ayah"...sedangkan mengayomi keluargakupun aku belum benar.
pantaskah aku menjadi "anak"...sedangkan aku masih suka membantah kedua orang tuaku.
pantaskah aku menjadi "sahabat".....sedangkan aku masih mempunyai rasa iri kepada sesama.
pantaskah aku menjadi " kaya"..sedangkan aku tidak pernah memikirkan sesama.
pantaskah aku menjadi "aku??????" sedangkan aku ingin.....
menjadi bulan yg memberikan rasa tentram dan melewati malam2ku dengan beribadah
padamu.. menjadi matahari yang bisa menerangi semua dan melewati siang2ku dengan tunduk
kepadamu... menjadi bintang yang selalu berkedip indah dan memberikan cahaya kepada
kegelapan. menjadi hujan yang bisa ada untuk membantu orang yang kepanasan akan
kehidupannya. menjadi penduduk syurga untuk tempat berlabuh terakhirku.
menjadi awan yang selalu mengikuti jalanmu. menjadi ibu yang bisa membuat suami dan anak merasa aman. menjadi ayah yang bisa menjadi panutan keluarga.menjadi anak yang soleh/soleha. menjadi sahabt yang bisa menuntun kepada kebaikan. menjadi kaya yang bermanfaat. setelah itu barulah aku pantas menjadi "aku".. YA Allah jadikanlah aku hamba yang bersyukur atas nikmat yang kau berikan,jangan kau selipkan rasa cinta dunia, sombong,congkak,iri kepadaku,karena aku tidak
sanggup menerima siksamu... YA Allah jadikanlah aku orang yg selalu ingat kepadamu dimanapun aku
berada,sinarilah hatiku dengan cahayamu, rahmatilah hatiku dengan rahmatmu...karena aku ingin menjadi manusia yg bermanfaat... YA Allah...aku hanyalah manusia biasa,yg gampang tergoda oleh bujuk rayu dunia..maka tuntunlah aku kejalan yang benar...
YA Allah..aku hanya ingin memasuki syurgamu dengan tersenyum,sambil menggandeng
kedua orang tuaku,adik2ku,keluargaku dan teman2ku....
kabulkanlah doaku...amiiinnnn...

Rintihan seorang hamba

Pria, benarkah ?

> Pria itu memang susah... :(
> Jika kamu memperlakukannya dengan baik, dia pikir kamu jatuh cintapadanya. Jika tidak, kamu akan dibilang sombong.
> Jika kamu berpakaian bagus, dia pikir kamu sedang mencoba untukmenggodanya. Jika tidak, dia bilang kamu kampungan.
> Jika kamu berdebat dengannya, dia bilang kamu keras kepala. Jika kamu tetap diam, dia bilang kamu nggak punya otak.
> Jika kamu lebih pintar dari pada dia, dia akan kehilangan muka. Jika dia yang lebih pintar, dia bilang dia paling hebat.
> Jika kamu tidak cinta padanya, dia akan mencoba mendapatkanmu. Jika kamu mencintainya, dia akan mencoba untuk meninggalkanmu.
> Jika kamu beritahu dia masalah mu, dia bilang kamu menyusahkan. Jika tidak, dia bilang kamu tidak mempercayai mereka.
> Jika kamu cerewet pada dia, kamu dibilang seperti seorang pengasuh baginya. Tapi jika dia yang cerewet ke kamu, itu karena dia perhatian.
> Jika kamu langgar janji kamu, kamu tidak bisa dipercaya. Jika dia yang ingkari janjinya, dia melakukannya karena terpaksa.
> Jika kamu merokok, kamu adalah cewek liar! Tapi kalo dia yang merokok, dia adalah seorang gentleman, wuiihh..!
> Jika kamu menyakitinya, kamu dibilang perempuan kejam. Tapi jika dia yang menyakitimu, itu karena kamu terlalu sensitif danterlalu sulit untuk dibuat bahagia !!!!!
> Jika kamu mengirimkan ini pada cowok-cowok, mereka pasti bersumpah kalau initidak benar. Tapi jika kamu tidak mengirimkan ini pada mereka, mereka akanbilang kamu egois.
> Jadi..... kirimkan ini pada semua teman lelakimu di luar sana, dan juga pada semua teman cewekmu untuk berbagi tawa bersama.. ;) Well... it's true..!

Pilih yang Mana ?


Anak Belajar dari Kehidupannya

Jika anak dibesarkan dengan celaan...
Maka ia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan...
Maka ia akan belajar berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan...
Maka ia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan penghinaan...
Maka ia belajar menyesali

Jika anak dibesarkan dengan toleransi...
Maka ia belajar menahan diri
Jika anak dibesarkan dengan pujian...
Maka ia belajar menghargai
Jika anak dibesarkan dengan dorongan...
Maka ia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baik perlakuan...
Maka ia belajar keadilan
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman...
Maka ia belajar menaruh rasa kepercayaan
Jika anak dibesarkan dengan dukungan...
Maka ia belajar menyenangi diri
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan...
Maka ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan

Dorothy Law Nolte

Kamis, 16 April 2009

Wanita, benarkah ?


Jika dikatakan cantik dikira menggoda ,
jika dibilang jelek di sangka menghina.
Bila dibilang lemah dia protes,
bila dibilang perkasa dia nangis .
Maunya emansipasi, tapi disuruh benerin genteng, nolak
(sambil ngomel masa disamakan dengan cowok)
Maunya emansipasi, tapi disuruh berdiri di bis malah cemberut
(sambil ngomel,Egois amat sih cowok ini tidak punya perasaan)
Jika ditanyakan siapa yang paling dibanggakan, kebanyakan bilang "Ibunya",
tapi kenapa ia ..... lebih bangga jadi wanita karir, padahal ibunya adalah ibu
rumah tangga
Bila kesalahannya diingatkankan, mukanya merah..
bila di ajari mukanya merah,
bila di sanjung mukanya merah
jika marah mukanya merah,kok sama semua ? bingung !!
Ditanya ya atau tidak, jawabnya : diam;
ditanya tidak atau ya, jawabnya : diam;
ditanya ya atau ya, jawabnya : diam,
ditanya tidak atau tidak, jawabnya :diam,
ketika didiamkan malah marah
repot kita disuruh jadi dukun yang bisa nebak jawabannya).
Dibilang ceriwis marah,
dibilang berisik ngambek,
dibilang banyak mulut tersinggung,
tapi kalau dibilang S u p e l
wadow seneng banget..padahal sama saja maksudnya.
Dibilang gemuk nggak senang
padahal maksud kita sehat gitu lho
dibilang kurus malah senang
padahal maksud kita "kenapa elo jadi begini !!!"

Itulah WANITA makin kita bingung makin senang DIA !

Selasa, 14 April 2009

Jaga Tubuh

Belakangan ini Anda merasa mudah sekali lelah dan sakit-sakitan? Kondisi tubuh Anda harus dijaga. Agar bisa tetap menjalani rutinitas sehar-hati, coba tips menjaga metabolisme tubuh berikut ini.

1. Jaga pola makan Anda. Makanlah dengan teratur, pagi, siang dan malam. Anda tidak terbiasa sarapan? Anda bisa mengawali hari dengan jus buah atau segelas susu. Menu makan siang pun jangan sembarangan. Empat sehat 5 sempurna ada baiknya Anda coba. Sebisa mungkin hindari fast food. Anda perlu sumber tenaga, oleh karena itu carilah sumber tenaga yang terbaik.

2. Penuhi kebutuhan tidur malam Anda. Kurang tidur pastinya membuat Anda mudah lelah. marah dan tak bisa berkonsentrasi. Usahakan tidur malam Anda sebanyak 9 jam. Jika porsi tidur ini belum bisa Anda penuhi, coba gantikan dengan istirahat tidur siang.

3. Stres bisa menjadi salah satu faktor yang membuat metabolisme tubuh Anda melemah. Stres bisa mempermudah penyakin masuk ke dalam tubuh dan memperlambat proses penyembuhan. Luangkan waktu untuk berbincang dengan sahabat atau hang out di tempat favorit Anda. Jadilah seseorang yang selalu diliputi rasa bahagia.

4. Olahraga dengan teratur tentu saja akan meningkatkan kesegaran tubuh Anda. Lakukan saja olahraga ringan seperti bersepeda atau jogging bersama sahabat Anda. Lakukan dengan penuh suka cita. Karena olahraga yang dilakukan secara terpaksa juga tak bisa berbuah maksimal.

5. Ini tips yang biasa kita dengar. Minum air putih 8 gelas setiap hari. Dua liter air yang kita konsumsi itu ternya gunanya untuk mengatur suhu tubuh, aliran darah dan menyebarkan gizi ke seluruh tubuh Anda. Jadi tak ada ruginya Anda membiasakan diri mengkonsumsi air putih dengan takaran yang tepat.

Senin, 13 April 2009

Ultah

Hey, Aku Ultah lho!


Sedikit waktu yang kau miliki
Luangkanlah untukku
Harap secepatnya datangi aku
S'kali ini ku mohon padamu...
(Kecewa by Bunga Citra Lestari)


Sebetulnya...ga ada yang istimewa dengan hari ulang tahun, begitu pula ultahkoe...apalagi sejak kecil aku dan keluarga gak p'rnah ngerayainnya..mungkin itu pula lah yg membuat kami sekeluarga tak p'rnah saling mengingatkan atau memberi hadiah. Budaya, kata inilah yang tepat menggambarkan perayaan-perayaan ultah yang terjadi saat ini..karena budaya di keluargakoe tak ada maka tak biasa..
Seiring bertambah usia, teman, pengalaman dan lainnya, budaya tak p'rnah merayakan ultah mulai bergeser dan meluntur terutama saat aku masuk SMP hingga sekarang..aq mulai terbiasa dengan suara-suara 'met ultah' or happy brithday ato ucapan-ucapan lainnya...aq ga tau mana yg lbh bahagia apakah ada yang mengucapkan kata-kata itu atau tidak...yang pasti aq khawatir dengan pertambahan usia ini (pengurangan-maksudnya) keinginan dan targetkoe makin menjauh.,padahal ya..itu tadi usia semakin berkurang..But pengalamankoe kecil membuat aq terbiasa jika tanpa ucapan tersebut. Aq hanya b'harap ultah kali ini bisa berbeda dan benar-benar bisa mewujudkan keinginankoe ...untuk lebih baik, lebih maju, lebih dewasa dan lebih arif menjalani keputusan yg terbaik dariNYA......Ya Allah jangan biarkan aku sendiri, biarkan orang-orang terkasih dan tersayang selalu mengelilingiku...Amiin

Harus Berbesar Hati
Menurut Dosen Sosiologi Unair Septi Ariadi, ultah merupakan hari penting buat kita. Tapi, tak jarang orang di sekitar kita melupakan hari penting ini. Kualitas hubungan yang kurang dekat bisa menjadi salah satu pemicu. Sebab, jika hubungan secara kualitas dekat, biasanya semua hal yang berkaitan dengan orang tersebut akan kita hafal.
Sebaliknya, makin jauh hubungan dengan seseorang, semakin tipis kesan yang tertinggal. Termasuk, tanggal penting tersebut. Faktor kesibukan juga bisa membuat ultah dilupakan. Bila itu yang dialami, harus berbesar hati.
Jangan merasa tak dianggap lantas langsung naik pitam. Belajarlah tidak menuntut terlalu tinggi. Mungkin, kita juga sering melupakan ultah mereka. Mulailah menjadi pengingat ketimbang yang ingin diingat.

Jumat, 10 April 2009

Mimpi Buruk


Ternyata, wanita menderita mimpi buruk lebih banyak ketimbang pria. Alasannya kaum hawa cenderung sulit meredam emosi mereka, demikian menurut hasil penelitian terbaru di Inggris.
Wanita membawa kekhawatiran mereka hingga ke alam mimpi dan terus memproses perhatian emosional mereka saat tidur, demikian menurut studi tersebut.
Penemuan itu sendiri muncul dari penelitian terhadap 193 lelaki dan perempuan relawan di Universitas West of England (UWE), di Bristol, Inggris.
Ketika ditanya seputar rekaman mimpi-mimpi terakhir mereka, 19 persen pelajar lelaki melaporkan mendapat mimpi buruk sebanding dengan 34 relawan wanita. Emosi mereka kemudian dicatat dalam buku harian.
Jennifer Parker, seorang psikolog di universitas yang melakukan studi tersebut selama lima tahun mengatakan studi itu pertama kalinya memeriksa perbedaan antara mimpi buruk wanita dan pria.
"Dari hasil kami terlihat jika lelaki dan wanita berbeda dalam frekuensi mimpi buruk, wanita lebih sering mendapat mimpi buruk, dan wanita yang sering bermimpi buruk juga lebih emosional.
"Saya pikir wanita menggunakan mimpi mereka sebagai strategi duplikat bawah sadar mereka,"
"Saya percaya hasil ini menunjukkan jika wanita membawa perhatian sadar mereka hingga ke kehidupan mimpi daripada pria, dan mereka terlihat lebih sulit mengalihkan perhatian mereka," ujar Parker.
Dalam studinya, ia menemukan mimpi buruk wanita dapat dibagi menjadi tiga kategori, pertama dikejar-kejar atau sebuah ancaman hidup, kehilangan orang yang dicintai, dan mimpi membingungkan.
"Hal yang menarik, melihat isi mimpi yang dilaporkan, para pria dan wanita mengalami hal yang sama, tapi wanita mengalami lebih intens," ujar Parker.
"Wanita memiliki lebih banyak mimpi tidak menyenangkan ketimbang pria dan hal tak menyenangkan itu mengandung lebih banyak kesialan, kegagalan, dan hal negatif diri sendiri,"
Riset lain juga menemukan mimpi wanita mengandung lebih banyak unsur keluarga, emosi lebih negatif, seting di luar ruang, dan sedikit agresi ketimbang mimpi pria. Sementara mimpi pria lebih banyak mengacu pada aktivitas seksual.
Sumber : Republika Online

Trik Berjilbab


Wanita muslimah tak terlepas dari hijab atau jilbab untuk menutup aurat. Indonesia adalah negara tropis sehingga terkadang penggunanya merasa tak nyaman. Untuk itu Anda perlu mengetahui trik memakai jilbab yang tepat sekaligus nyaman setiap saat.
Bahan jilbab yang ringan, nyaman serta bentuk praktis dapat menjadi pilihan tepat bagi wanita muslimah di Indonesia. Jika hendak menggunakan jilbab langsung atau bergo, gunakan yang sesuai dengan bentuk wajah. Jangan lupa untuk memilih bentuk yang sesuai dengan acara yang hendak dihadiri.
Untuk keindahan, Anda bisa memilih busana serta jilbab dengan warna yang senada. Selain memperhatikan warna model dan bahannya, juga sebaiknya memperhatikan aksesoris yang tidak terlalu berlebihan untuk memberi kesan elegan dan cantik.
Agar jilbab yang Anda gunakan tidak sepanjang acara. pastikan memakai ciput, bando atau bandana sebagai bagian dalam sebelum menggunakan jilbab. Anda bisa menggunakan ciput, bando,atau bandana agar rambut tidak mudah keluar dan rambut pun rapi tersembunyi. Keuntungan lain, jilbab akan lebih mudah diatur.
Namun perhatikan juga bahan dari bagian dalam jilbab Anda. Terkadang jilbab atau bergo yang digunakan tidak cukup tebal sehingga dalaman jilbab cukup membayang. Untuk menyiasati pilih warna yang serasi dengan jilbab luar atau pilih warna hitam, putih atau warna kulit yang akan cocok dipadu-padan dengan jilbab aneka warna.
Agar terlihat lebih menarik dan manis gunakan aksesoris jilbab seperti bros atau lainnya agar terlihat lebih cantik. Namun hindari model jilbab yang rumit dan banyak aksesoris untuk pemakaian sehari-hari. Agar aktivitas tidak terganggu dan mendukung gerak agar tetap leluasa.

Sumber : Republika Online

Wanita Rentan Depresi

Depresi pada umumnya dapat terjadi pada siapa saja. Namun tahukah anda, jika wanita lebih sering mengalami depresi dari pada pria. Wanita bahkan mempunyai risiko dua kali lipat dibandingkan pria untuk mengalami gangguan depresi di dalam hidupnya.
Hal tersebut disampaikan oleh dr. Andri,Sp.KJ, Psikiater dari Klinik Psikosomatik RS Omni Internasional Alam Sutera, kepada Republika Online, Selasa, 3 Februari. Faktornya bisa genetik dan sosial. Secara psikososial wanita lebih banyak mengalami tekanan psikososial dibandingkan dengan pria.
Berdasar statistik pasien yang dijumpainya, ia mengatakan wanita yang mengalami depresi cenderung mengalami kecemasan, perasaan bersalah, gangguan makan (meningkat atau menurun) dan kenaikan berat badan.
Lebih lanjut Andri menjelaskan faktor risiko depresi pada wanita antara lain riwayat gangguan perasaan di keluarga, gangguan perasaan di masa lampau, dan pada masa awal usia reproduksi.
"Kondisi seperti kehilangan orangtua sebelum usia 10 tahun, riwayat kekerasan fisik dan seksual saat kecil dapat menjadi penyabab depresi pada wanita," papar Andri.
Selain itu penggunaan kontrasepsi oral/pil KB dengan kandungan progesterone yang tinggi, penggunaan steroid gonadal sebagai terapi infertilitas, stressor psikososial yang terus menerus juga bisa menyebabkan wanita mengalami depresi yang lebih berat dibandingkan pria.
"Kehilangan dukungan psikososial dari keluarga dan masyarakat juga salah satu pemicu depresi yang dialami wanita," ungkap Andri.
Dalam suatu penelitian di Hongkong, menurut penuturan Andri, wanita Asia mengalami depresi dengan gejala seperti mood depresif, mudah menangis, kehilangan minat dan kesenangan, penarikan diri secara sosial, insomnia, tidak nafsu makan, kurang konsentrasi dan perasaan tidak berguna, hingga tidak mampu ditolong.
Selain itu juga sering terdapat gejala somatik seperti sakit kepala dan nyeri punggung. "Namun ada juga dari mereka yang memiliki dorongan untuk menyakiti diri, golongan ini berasio 15 persen," papar Andri. Untuk kasus bunuh diri akibat depresi, Andri mengatakan masih sangat jarang terjadi.
Sebagai penanganan depresi, Andri menjelaskan, ada beberapa cara, diantaranya dengan terapi non obat Aerobic, Makan karbohidrat kompleks, latihan relaksasi, pengaturan pola tidur, terapo kognitif, dan cara medis atau terapi obat seperti memberi antidepresan selective serotonin reuptake inhibitors ( SSRI) , mood stabilizer dan anticemas/antiinsomnia.
Sumber Republika Online

Senin, 06 April 2009

Kabar Hati


Apa kabar hati ?
masihkan ia embun ? merunduk tawadhu' di pucuk daun..
masihkan ia karang ? berdiri tegar menghadapi gelombang ujian
apa kabar iman ?
masihkan ia bintang ? terang benderang menerangi kehidupan
apa kabar saudaraku ?
dimana pun engkau berada semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan menjaga dirimu, hatimu dan imanmu..