Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan performa kerja kita setelah berlibur. Ini dia contekan dari CC!
Semangat di meja kerja
Meja kerja adalah 'rumah' kita di kantor. Sebagian besar waktu kita habiskan di sini. Supaya kita makin betah, percantik, dong, meja kita.
Tanaman hijau atau bunga cocok untuk mengingatkan kita pada keindahan alam. Apalagi kalau kita habis berlibur ke tempat terbuka seperti pegunungan. Bisa juga kita letakkan foto-foto lucu, seperti kucing kesayangan kita, pacar, atau sahabat-sahabat tercinta. Keinginan untuk have fun bareng mereka bisa memotivasi kita untuk giat bekerja. Sebelumnya bebaskan dulu meja dari sampah menumpuk, ya!
Target baru
Setelah senang-senang berlibur, nggak ada salahnya kalau kita bikin target baru. Bila beberapa waktu lalu, target kita hanya diangkat sebagai karyawan tetap, tentukan target yang lebih tinggi.
Buat, deh, target jangka pendek dan jangka panjang. Misalnya, nih, dalam 6 bulan ke depan kita berencana mendapat peran lebih besar dalam menangani suatu proyek. Untuk mencapai target itu, kita harus mendapatkan kepercayaan atasan lebih dahulu.
Untuk jangka panjang, kita bisa saja, tuh, memasang target untuk jadi kepala divisi tertentu. Kalau ingin mencapainya, tentu kita harus mencapai target kecil dulu. Atur prioritas sehingga kita mampu melakukannya. Kalau perlu, tuliskan target kita di kertas dan tempel di meja kerja. Saat kita mulai malas, baca lagi, deh, target yang ingin dicapai agar kembali semangat. CC
Jumat, 20 November 2009
Jurus Bebas Gosip
Di mana pun, termasuk kantor, biasanya ada saja orang yang selalu mau tahu urusan orang lain. Itu, tuh, kayak tokoh Elaine di serial Ally McBeal dulu. Dia kayaknya paling nggak bisa melihat orang lain tenang. Bayangkan, deh, seandainya mereka teman sekantor kita. Dijamin, setiap gerak-gerik kita di kantor nggak lepas dari perhatiannya! Salah-salah, nama baik kita bisa tercemar.
Bukannya parno, tapi mendingan sedia payung sebelum hujan. Hindari, deh, sikap yang bisa memancing timbulnya gosip. Muncul dengan muka kusut dan mata lebam, misalnya, bisa-bisa dikira habis bertengkar dengan pasangan (padahal, sih, nangis gara-gara nonton The Break-Up).
Hati-hati juga dalam memakai bahasa tubuh. Saat di kantor, bersikap sewajarnya, deh, apalagi kalau kita anak baru, atau memang 'seleb' lokal. Cekikikan atau marah-marah di telepon sebaiknya tidak kita lakukan di lingkungan kantor saat lagi jam kerja.
Kalaupun terpaksa bertindak di luar kebiasaan, kasih penjelasan dengan teman kantor yang paling dekat dengan kita. Kalau bisa perbesar volume suara kita. Jadi nih, kalau si biang gosip memulai aksinya, banyak yang nggak peduli karena sudah 'nguping' sendiri penjelasan kita.
from Cita Cinta
Bukannya parno, tapi mendingan sedia payung sebelum hujan. Hindari, deh, sikap yang bisa memancing timbulnya gosip. Muncul dengan muka kusut dan mata lebam, misalnya, bisa-bisa dikira habis bertengkar dengan pasangan (padahal, sih, nangis gara-gara nonton The Break-Up).
Hati-hati juga dalam memakai bahasa tubuh. Saat di kantor, bersikap sewajarnya, deh, apalagi kalau kita anak baru, atau memang 'seleb' lokal. Cekikikan atau marah-marah di telepon sebaiknya tidak kita lakukan di lingkungan kantor saat lagi jam kerja.
Kalaupun terpaksa bertindak di luar kebiasaan, kasih penjelasan dengan teman kantor yang paling dekat dengan kita. Kalau bisa perbesar volume suara kita. Jadi nih, kalau si biang gosip memulai aksinya, banyak yang nggak peduli karena sudah 'nguping' sendiri penjelasan kita.
from Cita Cinta
Sabtu, 16 Mei 2009
Belajar dari Lalat

Giliran Lalat Bercerita
Mengamati lalat yang terbang di dalam mobil di sekitar dashboard mobil, lalat itu terbang berputar-putar di dashboar mobil, dari atas-kebawah, ke kanan kekiri, saya berusaha mengusir lalat tersebut ternyata lalat itu cukup lihat untuk menghindar, saya buka kaca jendela mobil untuk menghilangkan hawa panas dan membiarkan lalat itu pergi, sesaat saya masuk kerumah untuk memasukan barang, karena saya ingin pergi.
Setelah sesaat saya kembali ke mobil, lalat itu belum pergi tetapi, Di salah satu sudut dashboard mibl, saya melihat lalat itu ternyata telah terbaring mati, mungkin karena kepanasan terkena matahari, padahal jendela mobil telah saya buka lebar-lebar Seandainya lalat tersebut mau berusaha terbang menuju ke jendela itu, mungkin dia telah menikmati kebebasannya, padahal jarak dashbord ke jendela tidak lah jauh..
Dia berusaha keras untuk menembus kaca tersebut. Namun sekeras apapun dia bekerja, tidak akan pernah mungkin bisa menembus kaca tersebut. Akhirnya lalat tersebut mati karena kehabisan tenaga, mungkin mati dengan rasa penasaran, mengapa cahaya kebebasan yang seolah-olah hanya tinggal sejengkal lagi tidak dapat diraihnya... .
Coba berfikir dan belajar dari apa yang saya lihat dari lalat tersebut sambil membuang mayat dari lalat tersebut bahwa Banyak diantara kita yang terjebak dalam kehidupan seperti lalat itu. Kita berusaha bekerja keras dengan harapan akan mampu mengangkat kehidupan kita ke taraf yang lebih baik. Tapi semakin kita bekerja keras, semakin kita tidak mempunyai waktu, untuk diri kita sendiri maupun keluarga. Dan pada satu titik tertentu, mungkin kita akan merasa frustasi, karena semua kerja keras yang kita lakukan tidak bisa memberikan harapan seperti yang kita inginkan.
Terkadang, di dalam kehidupan, bekerja keras saja tidaklah cukup.
Kita harus BERUBAH ARAH. Banyak orang berpendapat, bahwa berubah arah berarti berganti pekerjaan atau pindah perusahaan.
Mereka yang termasuk dalam kategori ini, bisa diibaratkan lalat tersebut yang berusaha terbang ke kiri-kanan, atas-bawah, tapi selalu menghadapi `kaca' yang selalu menghalangi langkah mereka.
Jika kalian berada dalam situasi tersebut, mungkin berubah arah disini berarti PERUBAHAN YANG TERJADI DI DALAM DIRI ANDA, bukan di luar.
Bagaimana dengan cara kerja kalian, sudahkah kalian bekerja secara efektif dan efisien ?
Bagaimana dengan pengaturan time management kalian ?
Bagaimana dengan cara pandang kalian terhadap pekerjaan dan perusahaan kalian..
Apakah anda sudah memandang dengan cara yang benar ?
Apakah anda berpikir bahwa gaji yang anda terima lebih kecil dibanding kerja anda yang berat ?
Apakah anda berpikir bahwa pekerjaan yang anda lakukan adalah beban ataukah sebuah kesenangan ?
Apakah anda merasa bangga bekerja di tempat anda sekarang .... ataukah anda lebih suka membicarakan keburukan tempat kerja anda dengan rekan yang lain ?
Apakah anda merasa sudah mentok, karena tidak ada kesempatan yang diberikan perusahaan anda untuk naik pangkat ... Ataukah anda berusaha menciptakan kesempatan itu, dengan menciptakan suatu prestasi tertentu, misalnya ?
Apakah anda lebih suka menggosipkan bagaimana `pelit'nya perusahaan terhadap anda .. ataukah anda lebih suka memikirkan, bagaimana perusahaan anda bisa tumbuh dan berkembang seperti sekarang ?
Apakah anda lebih suka menggosipkan bagaimana rekan anda yang `pandai menjilat' sehingga prestasinya melesat ... Ataukah anda belajar, prestasi apakah yang telah dia ciptakan sehingga cepat maju ?
Rekan-2 sekalian, hanya anda sendiri yang bisa menjawab pertanyaan-2 tersebut. Namun saya ingatkan kembali, bila jalan yang akan anda lalui tertutup oleh `kaca', cobalah untuk melihat ke sudut lain, untuk mencari `pintu' yang akan membawa anda ke kehidupan yang lebih baik.
Senin, 04 Mei 2009
Anakmu
Anakmu Bukanlah Anakmu
Mereka putra-putri Sang Hidup yang rindu pada dirinya sendiri
Lewat engkau mereka lahir, namun tidak demi engkau
Mereka ada padamu, tetapi bukan hakmu
Berikan mereka kasih sayangmu,
Tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu
Sebab pada mereka ada alam pikiran tersendiri
Patut kau berikan rumah untuk raganya, tapi tidak untuk jiwanya
Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan
Yang tiada dapat kau kunjungi, sekalipun dalam impian.
Kau boleh berusaha menyerupai mereka,
Namun jangan membuat mereka menyerupaimu.
Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur,
Pun tidak tenggelam dimasa lampau.
Kaulah busur, dan anak-anakmulah, anak panah yang meluncur.
Sang pemanah Maha tahu sasaran bidikan keabadian.
Dia merentangmu dengan kekuasaanNya,
Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat.
Meliuklah dengan sukacita dalam rentangan tangan Sang Pemanah,
Sebab Dia mengasihi anak panah yang melesat laksana kilat,
Sebagaimana pula dikasihiNya busur yang mantap
Kahlil Gibran
Mereka putra-putri Sang Hidup yang rindu pada dirinya sendiri
Lewat engkau mereka lahir, namun tidak demi engkau
Mereka ada padamu, tetapi bukan hakmu
Berikan mereka kasih sayangmu,
Tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu
Sebab pada mereka ada alam pikiran tersendiri
Patut kau berikan rumah untuk raganya, tapi tidak untuk jiwanya
Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan
Yang tiada dapat kau kunjungi, sekalipun dalam impian.
Kau boleh berusaha menyerupai mereka,
Namun jangan membuat mereka menyerupaimu.
Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur,
Pun tidak tenggelam dimasa lampau.
Kaulah busur, dan anak-anakmulah, anak panah yang meluncur.
Sang pemanah Maha tahu sasaran bidikan keabadian.
Dia merentangmu dengan kekuasaanNya,
Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat.
Meliuklah dengan sukacita dalam rentangan tangan Sang Pemanah,
Sebab Dia mengasihi anak panah yang melesat laksana kilat,
Sebagaimana pula dikasihiNya busur yang mantap
Kahlil Gibran
Tuhan Tahu
Beberapa Hal Yang Dapat Mendorongmu Untuk Tetap Bertahan!
Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia...
Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha.
Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih...
Tuhan sudah menghitung airmatamu.
Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja...
Tuhan sedang menunggu bersama denganmu.
Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon.
Tuhan selalu berada disampingmu.
Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi...
Tuhan punya jawabannya.
Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan...
Tuhan dapat menenangkanmu.
Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan...
Tuhan sedang berbisik kepadamu.
Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur..
Tuhan telah memberkatimu.
Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban...
Tuhan telah tersenyum padamu.
Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi...
Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.
Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap... TUHAN TAHU
Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia...
Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha.
Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih...
Tuhan sudah menghitung airmatamu.
Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja...
Tuhan sedang menunggu bersama denganmu.
Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon.
Tuhan selalu berada disampingmu.
Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi...
Tuhan punya jawabannya.
Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan...
Tuhan dapat menenangkanmu.
Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan...
Tuhan sedang berbisik kepadamu.
Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur..
Tuhan telah memberkatimu.
Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban...
Tuhan telah tersenyum padamu.
Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi...
Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.
Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap... TUHAN TAHU
Kamis, 30 April 2009
7Pelajaran

Pelajaran #1:
Jangan mencari penyembah-penyembah ; tetapi carilah sahabat-sahabat sejati...
Tidak semua teman diciptakan sama. Beberapa teman hanyalah penggemar. Mereka mengagumi Anda. Mereka menyanjung Anda. Mereka takut terhadap Anda. Mereka mengambil keuntungan dari Anda. Namun ketika Anda membutuhkan mereka, mereka tidak ada. Pilihlah sahabat sejati daripada penggemar. Ketika Anda mengalami kesulitan, mereka akan tetap berada di sisi Anda..
Pelajaran #2:
Cara terbaik untuk mencari seorang sahabat sejati adalah menjadi seorang sahabat sejati. Apakah Anda seorang sahabat sejati? Apakah Anda memberikan perhatian kepada orang lain? Apakah Anda menunjukkan kasih Anda terhadap mereka dengan cara yang tidak biasa? Investasi terbaik yang akan pernah Anda lakukan adalah dalam relasi Anda. Di situlah harta Anda berada.
Pelajaran #3:
Penggertak itu lemah. Hindari atau tentanglah, namun jangan pernah takut terhadap penggertak. Apakah Anda punya penggertak dalam hidup Anda? Anda akan selalu berhadapan dengan para penggertak. Mereka mengintimidasi orang. Mereka ingin Anda merasa takut terhadap mereka. Mereka memanipulasi Anda untuk mengikuti mereka. Tergantung situasi, Anda dapat menghindari atau menentang mereka. Namun jangan pernah takut terhadap mereka. Karena semua penggertak adalah palsu. Dengan paksaan, mereka menutupi kelemahan yang ada di dalam diri mereka. Tapi jauh di dalam, seorang penggertak adalah seorang anak rapuh yang memiliki banyak ketakutan.
Pelajaran #4:
Ketika seseorang tidak suka menjadi temanmu, biarkan saja dan tetaplah bersukacita. Hidup terlalu indah untuk disesali hanya karena penolakan seseorang. 'Orang yang selalu ingin menyenangkan orang lain' ingin menyenangkan setiap orang. Dan ketika seseorang menolak mereka, mereka akan
tewas. Karena mereka memerlukan perasaan dibutuhkan. Ketika seseorang menolak mereka, mereka sangat terluka - dan membawa luka ini ke manapun mereka pergi dan membiarkan luka ini berdampak bagi hidup mereka selamanya. Apa yang dilakukan seorang yang dewasa ketika mereka mengalami penolakan? Mereka juga terluka sama seperti orang lain namun mereka tidak membawa luka
itu terus-menerus. Mereka mengebaskan debu di kaki mereka dan terus maju. Mereka mencintai diri mereka. Mereka mencintai hidup.
Pelajaran #5:
Ketika seseorang marah terhadap Anda dengan cara yang tidak adil, kasihanilah orang itu. Ia akan menyakiti dirinya sendiri. Jangan mengasihani diri sendiri ketika Anda menerima kemarahan yang tidak adil. Ingatlah bahwa kemarahan yang tidak adil itu menghancurkan orang yang marah, bukan Anda. Kasihanilah orang itu.
Pelajaran #6:
Selalu bersikap baik dan ramah kepada setiap orang - entah dia itu seorang raja atau seorang pengemis. Setiap manusia yang Anda temui dalam hidup adalah anak-anak Tuhan. Entah ia duduk di atas tahta atau terbaring di lumpur, tak ada bedanya. Orang tersebut adalah keluarga Anda.
Pelajaran #7:
Takaran Anda yang sesungguhnya diukur dari keberanian, kearifan dan cinta Anda. Apakah Anda seorang yang besar? Ukurlah keberanian dan kearifan Anda. Dengan cara Anda mengasihi, Anda bisa tahu apakah Anda sudah dewasa dalam hidup atau tidak.
Semoga impian Anda menjadi kenyataan. !!!!
Rabu, 29 April 2009
Jangan Egois
Kisah Sang Tikus
Seekor tikus mengintip celah di tembok untuk mengamati sang petani
dan isterinya, saat membuka sebuah bungkusan. Ada makanan pikirnya? Tapi, dia
terkejut sekali, ternyata bungkusan itu berisi perangkap tikus. Lari kembali ke
ladang pertanian itu, tikus itu menjerit memberi peringatan; "Awas, ada
perangkap tikus di dalam rumah, hati-hati, ada perangkap tikus di dalam
rumah!"
Sang ayam dengan tenang berkokok dan sambil tetap menggrauki tanah,
mengangkat kepalanya dan berkata, "Ya maafkan aku Pak Tikus. Aku tahu ini
memang masalah besar bagi kamu, tapi buat aku secara pribadi tak ada
masalahnya. Jadi jangan buat aku sakit kepala-lah."
Tikus berbalik dan pergi menuju sang kambing. Katanya, "Ada
perangkap tikus di dalam rumah, sebuah perangkap tikus di rumah!"
"Wah, aku menyesal dengan khabar ini," si kambing
menghibur dengan penuh simpati, "Tetapi tak ada sesuatu pun yang bisa
kulakukan kecuali berdoa. Yakinlah, kamu senantiasa ada dalam doa-doaku!"
Tikus kemudian berbelok menuju si lembu.
"Oh? Sebuah perangkap tikus? Jadi saya dalam bahaya besar yah?" kata lembu itu sambil ketawa, berleleran liur.
Jadi tikus itu kembalilah ke rumah, dengan kepala tertunduk dan
merasa begitu patah hati, kesal dan sedih, terpaksa menghadapi perangkap
tikus itu sendirian. Ia merasa sungguh-sungguh sendiri.
Malam tiba, dan terdengar suara bergema di seluruh rumah, seperti
bunyi perangkap tikus yang berjaya menangkap mangsa. Isteri
petani berlari pergi melihat apa yang terperangkap. Di dalam kegelapan itu dia
tak bisa melihat bahwa yang terjebak itu adalah seekor ular berbisa. Ular itu
sempat mematuk tangan isteri petani itu. Petani itu bergegas membawanya ke
rumah sakit.
Si istri kembali ke rumah dengan tubuh menggigil, demam. Dan, sudah
menjadi kebiasaan, setiap orang sakit demam, obat pertama adalah memberikan sup ayam segar yang hangat. Petani itu pun mengasah pisaunya, dan pergi ke kandang, mencari ayam untuk bahan supnya. Tapi, bisa itu sungguh jahat, si istri tak langsung sembuh. Banyak tetangga yang datang membesuk, dan tamu pun tumpah ruah ke rumahnya. Ia pun harus menyiapkan makanan, dan terpaksa, kambing di kandang dia jadikan gulai. Tapi, itu tak cukup, bisa itu tak dapat ditaklukkan. Si istri mati, dan berpuluh orang datang untuk mengurus pemakaman, juga selamatan. Tak ada cara lain, lembu di kandang pun dijadikan panganan, untuk puluhan pelayat dan peserta selamatan.
Kawan, apabila kamu dengar ada seseorang yang menghadapi masalah
dan kamu pikir itu tidak ada kaitannya dengan kamu, ingatlah bahwa apabila ada
"perangkap tikus" di dalam rumah, seluruh "ladang pertanian" ikut menanggung resikonya. Sikap mementingkan diri sendiri lebih banyak keburukan dari pada
baiknya.
Seekor tikus mengintip celah di tembok untuk mengamati sang petani
dan isterinya, saat membuka sebuah bungkusan. Ada makanan pikirnya? Tapi, dia
terkejut sekali, ternyata bungkusan itu berisi perangkap tikus. Lari kembali ke
ladang pertanian itu, tikus itu menjerit memberi peringatan; "Awas, ada
perangkap tikus di dalam rumah, hati-hati, ada perangkap tikus di dalam
rumah!"
Sang ayam dengan tenang berkokok dan sambil tetap menggrauki tanah,
mengangkat kepalanya dan berkata, "Ya maafkan aku Pak Tikus. Aku tahu ini
memang masalah besar bagi kamu, tapi buat aku secara pribadi tak ada
masalahnya. Jadi jangan buat aku sakit kepala-lah."
Tikus berbalik dan pergi menuju sang kambing. Katanya, "Ada
perangkap tikus di dalam rumah, sebuah perangkap tikus di rumah!"
"Wah, aku menyesal dengan khabar ini," si kambing
menghibur dengan penuh simpati, "Tetapi tak ada sesuatu pun yang bisa
kulakukan kecuali berdoa. Yakinlah, kamu senantiasa ada dalam doa-doaku!"
Tikus kemudian berbelok menuju si lembu.
"Oh? Sebuah perangkap tikus? Jadi saya dalam bahaya besar yah?" kata lembu itu sambil ketawa, berleleran liur.
Jadi tikus itu kembalilah ke rumah, dengan kepala tertunduk dan
merasa begitu patah hati, kesal dan sedih, terpaksa menghadapi perangkap
tikus itu sendirian. Ia merasa sungguh-sungguh sendiri.
Malam tiba, dan terdengar suara bergema di seluruh rumah, seperti
bunyi perangkap tikus yang berjaya menangkap mangsa. Isteri
petani berlari pergi melihat apa yang terperangkap. Di dalam kegelapan itu dia
tak bisa melihat bahwa yang terjebak itu adalah seekor ular berbisa. Ular itu
sempat mematuk tangan isteri petani itu. Petani itu bergegas membawanya ke
rumah sakit.
Si istri kembali ke rumah dengan tubuh menggigil, demam. Dan, sudah
menjadi kebiasaan, setiap orang sakit demam, obat pertama adalah memberikan sup ayam segar yang hangat. Petani itu pun mengasah pisaunya, dan pergi ke kandang, mencari ayam untuk bahan supnya. Tapi, bisa itu sungguh jahat, si istri tak langsung sembuh. Banyak tetangga yang datang membesuk, dan tamu pun tumpah ruah ke rumahnya. Ia pun harus menyiapkan makanan, dan terpaksa, kambing di kandang dia jadikan gulai. Tapi, itu tak cukup, bisa itu tak dapat ditaklukkan. Si istri mati, dan berpuluh orang datang untuk mengurus pemakaman, juga selamatan. Tak ada cara lain, lembu di kandang pun dijadikan panganan, untuk puluhan pelayat dan peserta selamatan.
Kawan, apabila kamu dengar ada seseorang yang menghadapi masalah
dan kamu pikir itu tidak ada kaitannya dengan kamu, ingatlah bahwa apabila ada
"perangkap tikus" di dalam rumah, seluruh "ladang pertanian" ikut menanggung resikonya. Sikap mementingkan diri sendiri lebih banyak keburukan dari pada
baiknya.
Kamis, 23 April 2009
Keinginan-keinginan
Aku ingin menjadi sempurna.... padahal aku tau kesempurnaan itu hanyalah milik allah dan aku ingin mendekati untuk menjadi sempurna...
Aku ingin menjadi kaya... padahal aku tau, kekayaan tidak menjamin hidupku untuk berbahagia dan aku cukup menjadi seseorang yg sederhana saja..
Aku ingin menjadi cantik...
padahal aku tau,kecantikan itu hanyalah kulit luar dan tidak akan abadi, aku hanya ingin hatiku secantik2nya...
Aku ingin hidup bahagia...
padahal aku tau,kebahagiaan itu bisa aku dapatkan dari diriku sendiri dan dari itu aku harus belajar mencarinya...
Aku ingin dicintai semua orang...
padahal aku tau,cinta itu hanyalah bersifat sementara dan aku memerlukan kecintaan dari allah...
Aku ingin mendapatkan suami yang ganteng,kaya,dan perhatian... padahal aku tau kita tidak bisa mendapatkan sesuatu persis dengan yg kita inginkan, karena semua orang mempunyai kekurangan dan kelebihan dan aku belajar untuk bersyukur atas suami yg mendampingiku..
Aku ingin memiliki anak2 yang lucu... padahal aku tau,kelucuan itu ada batasnya..dan anak soleh/soleha lah yang tidak ada batasanya...
Aku ingin menunjukkan sisi kecantikanku pada orang lain ( aurat ).. padahal aku tau, apabila orang lelaki yg bukan muhrim melihat kita dengan nafsu..itu akan menjadi penghalangku memasuki syurga dan aku ingin kecantikanku hanya untuk muhrimku...
Aku ingin memperoleh kehormatan... padahal aku tau itu hanyalah soal status dan jabatan,toh semuanya akan berakhir apabila kita menutup mata kita...
Aku ingin hidup tanpa ujian... padahal aku tau,dgn ujian aku bisa belajar untuk hidup dan allah sayang dengan kita oleh karena itu kita diuji...
Aku ingin mempunyai baju yg bagus,keren dan mahal... padahal aku tau,baju yang terakhir akan aku pakai hanyalah kain putih yg beraroma kapur barus..
Aku ingin mendapatkan segalanya... padahal aku tau,dunia ini hanyalah untuk tempat singgah sementara dan akherat adalah tempat pelabuhan terakhir..
pantaskah aku menjadi " bulan "... sedangkan disaat kau ada, aku suka melalaikan waktu malamku untuk beribadah padamu...
pantaskah aku menjadi "matahari"..sedangkan waktu itu aku sering meninggalkan siang hariku untuk sesuatu yg tidak bermanfaat.
pantaskah aku menjadi "bintang"....sedangkan aku jarang memberikan cahaya untuk orang sekitarku.
pantaskah aku menjadi "hujan"...sedangkan aku jarang membagikan rezekiku pada orang lain.
pantaskah aku menjadi penduduk "syurga"...sedangkan dosa yang aku pupuk sudah tidak terbendung.
pantaskah aku menjadi "awan"..sedangkan jalan lurus yang kau tunjukkan sering aku lewati begitu saja.
pantaskah aku menjadi "ibu"..sedangkan untuk mengurus diriku sendiripun aku belum mampu.
pantaskah aku menjadi "ayah"...sedangkan mengayomi keluargakupun aku belum benar.
pantaskah aku menjadi "anak"...sedangkan aku masih suka membantah kedua orang tuaku.
pantaskah aku menjadi "sahabat".....sedangkan aku masih mempunyai rasa iri kepada sesama.
pantaskah aku menjadi " kaya"..sedangkan aku tidak pernah memikirkan sesama.
pantaskah aku menjadi "aku??????" sedangkan aku ingin.....
menjadi bulan yg memberikan rasa tentram dan melewati malam2ku dengan beribadah
padamu.. menjadi matahari yang bisa menerangi semua dan melewati siang2ku dengan tunduk
kepadamu... menjadi bintang yang selalu berkedip indah dan memberikan cahaya kepada
kegelapan. menjadi hujan yang bisa ada untuk membantu orang yang kepanasan akan
kehidupannya. menjadi penduduk syurga untuk tempat berlabuh terakhirku.
menjadi awan yang selalu mengikuti jalanmu. menjadi ibu yang bisa membuat suami dan anak merasa aman. menjadi ayah yang bisa menjadi panutan keluarga.menjadi anak yang soleh/soleha. menjadi sahabt yang bisa menuntun kepada kebaikan. menjadi kaya yang bermanfaat. setelah itu barulah aku pantas menjadi "aku".. YA Allah jadikanlah aku hamba yang bersyukur atas nikmat yang kau berikan,jangan kau selipkan rasa cinta dunia, sombong,congkak,iri kepadaku,karena aku tidak
sanggup menerima siksamu... YA Allah jadikanlah aku orang yg selalu ingat kepadamu dimanapun aku
berada,sinarilah hatiku dengan cahayamu, rahmatilah hatiku dengan rahmatmu...karena aku ingin menjadi manusia yg bermanfaat... YA Allah...aku hanyalah manusia biasa,yg gampang tergoda oleh bujuk rayu dunia..maka tuntunlah aku kejalan yang benar...
YA Allah..aku hanya ingin memasuki syurgamu dengan tersenyum,sambil menggandeng
kedua orang tuaku,adik2ku,keluargaku dan teman2ku....
kabulkanlah doaku...amiiinnnn...
Rintihan seorang hamba
Aku ingin menjadi kaya... padahal aku tau, kekayaan tidak menjamin hidupku untuk berbahagia dan aku cukup menjadi seseorang yg sederhana saja..
Aku ingin menjadi cantik...
padahal aku tau,kecantikan itu hanyalah kulit luar dan tidak akan abadi, aku hanya ingin hatiku secantik2nya...
Aku ingin hidup bahagia...
padahal aku tau,kebahagiaan itu bisa aku dapatkan dari diriku sendiri dan dari itu aku harus belajar mencarinya...
Aku ingin dicintai semua orang...
padahal aku tau,cinta itu hanyalah bersifat sementara dan aku memerlukan kecintaan dari allah...
Aku ingin mendapatkan suami yang ganteng,kaya,dan perhatian... padahal aku tau kita tidak bisa mendapatkan sesuatu persis dengan yg kita inginkan, karena semua orang mempunyai kekurangan dan kelebihan dan aku belajar untuk bersyukur atas suami yg mendampingiku..
Aku ingin memiliki anak2 yang lucu... padahal aku tau,kelucuan itu ada batasnya..dan anak soleh/soleha lah yang tidak ada batasanya...
Aku ingin menunjukkan sisi kecantikanku pada orang lain ( aurat ).. padahal aku tau, apabila orang lelaki yg bukan muhrim melihat kita dengan nafsu..itu akan menjadi penghalangku memasuki syurga dan aku ingin kecantikanku hanya untuk muhrimku...
Aku ingin memperoleh kehormatan... padahal aku tau itu hanyalah soal status dan jabatan,toh semuanya akan berakhir apabila kita menutup mata kita...
Aku ingin hidup tanpa ujian... padahal aku tau,dgn ujian aku bisa belajar untuk hidup dan allah sayang dengan kita oleh karena itu kita diuji...
Aku ingin mempunyai baju yg bagus,keren dan mahal... padahal aku tau,baju yang terakhir akan aku pakai hanyalah kain putih yg beraroma kapur barus..
Aku ingin mendapatkan segalanya... padahal aku tau,dunia ini hanyalah untuk tempat singgah sementara dan akherat adalah tempat pelabuhan terakhir..
pantaskah aku menjadi " bulan "... sedangkan disaat kau ada, aku suka melalaikan waktu malamku untuk beribadah padamu...
pantaskah aku menjadi "matahari"..sedangkan waktu itu aku sering meninggalkan siang hariku untuk sesuatu yg tidak bermanfaat.
pantaskah aku menjadi "bintang"....sedangkan aku jarang memberikan cahaya untuk orang sekitarku.
pantaskah aku menjadi "hujan"...sedangkan aku jarang membagikan rezekiku pada orang lain.
pantaskah aku menjadi penduduk "syurga"...sedangkan dosa yang aku pupuk sudah tidak terbendung.
pantaskah aku menjadi "awan"..sedangkan jalan lurus yang kau tunjukkan sering aku lewati begitu saja.
pantaskah aku menjadi "ibu"..sedangkan untuk mengurus diriku sendiripun aku belum mampu.
pantaskah aku menjadi "ayah"...sedangkan mengayomi keluargakupun aku belum benar.
pantaskah aku menjadi "anak"...sedangkan aku masih suka membantah kedua orang tuaku.
pantaskah aku menjadi "sahabat".....sedangkan aku masih mempunyai rasa iri kepada sesama.
pantaskah aku menjadi " kaya"..sedangkan aku tidak pernah memikirkan sesama.
pantaskah aku menjadi "aku??????" sedangkan aku ingin.....
menjadi bulan yg memberikan rasa tentram dan melewati malam2ku dengan beribadah
padamu.. menjadi matahari yang bisa menerangi semua dan melewati siang2ku dengan tunduk
kepadamu... menjadi bintang yang selalu berkedip indah dan memberikan cahaya kepada
kegelapan. menjadi hujan yang bisa ada untuk membantu orang yang kepanasan akan
kehidupannya. menjadi penduduk syurga untuk tempat berlabuh terakhirku.
menjadi awan yang selalu mengikuti jalanmu. menjadi ibu yang bisa membuat suami dan anak merasa aman. menjadi ayah yang bisa menjadi panutan keluarga.menjadi anak yang soleh/soleha. menjadi sahabt yang bisa menuntun kepada kebaikan. menjadi kaya yang bermanfaat. setelah itu barulah aku pantas menjadi "aku".. YA Allah jadikanlah aku hamba yang bersyukur atas nikmat yang kau berikan,jangan kau selipkan rasa cinta dunia, sombong,congkak,iri kepadaku,karena aku tidak
sanggup menerima siksamu... YA Allah jadikanlah aku orang yg selalu ingat kepadamu dimanapun aku
berada,sinarilah hatiku dengan cahayamu, rahmatilah hatiku dengan rahmatmu...karena aku ingin menjadi manusia yg bermanfaat... YA Allah...aku hanyalah manusia biasa,yg gampang tergoda oleh bujuk rayu dunia..maka tuntunlah aku kejalan yang benar...
YA Allah..aku hanya ingin memasuki syurgamu dengan tersenyum,sambil menggandeng
kedua orang tuaku,adik2ku,keluargaku dan teman2ku....
kabulkanlah doaku...amiiinnnn...
Rintihan seorang hamba
Pria, benarkah ?
> Pria itu memang susah... :(
> Jika kamu memperlakukannya dengan baik, dia pikir kamu jatuh cintapadanya. Jika tidak, kamu akan dibilang sombong.
> Jika kamu berpakaian bagus, dia pikir kamu sedang mencoba untukmenggodanya. Jika tidak, dia bilang kamu kampungan.
> Jika kamu berdebat dengannya, dia bilang kamu keras kepala. Jika kamu tetap diam, dia bilang kamu nggak punya otak.
> Jika kamu lebih pintar dari pada dia, dia akan kehilangan muka. Jika dia yang lebih pintar, dia bilang dia paling hebat.
> Jika kamu tidak cinta padanya, dia akan mencoba mendapatkanmu. Jika kamu mencintainya, dia akan mencoba untuk meninggalkanmu.
> Jika kamu beritahu dia masalah mu, dia bilang kamu menyusahkan. Jika tidak, dia bilang kamu tidak mempercayai mereka.
> Jika kamu cerewet pada dia, kamu dibilang seperti seorang pengasuh baginya. Tapi jika dia yang cerewet ke kamu, itu karena dia perhatian.
> Jika kamu langgar janji kamu, kamu tidak bisa dipercaya. Jika dia yang ingkari janjinya, dia melakukannya karena terpaksa.
> Jika kamu merokok, kamu adalah cewek liar! Tapi kalo dia yang merokok, dia adalah seorang gentleman, wuiihh..!
> Jika kamu menyakitinya, kamu dibilang perempuan kejam. Tapi jika dia yang menyakitimu, itu karena kamu terlalu sensitif danterlalu sulit untuk dibuat bahagia !!!!!
> Jika kamu mengirimkan ini pada cowok-cowok, mereka pasti bersumpah kalau initidak benar. Tapi jika kamu tidak mengirimkan ini pada mereka, mereka akanbilang kamu egois.
> Jadi..... kirimkan ini pada semua teman lelakimu di luar sana, dan juga pada semua teman cewekmu untuk berbagi tawa bersama.. ;) Well... it's true..!
> Jika kamu memperlakukannya dengan baik, dia pikir kamu jatuh cintapadanya. Jika tidak, kamu akan dibilang sombong.
> Jika kamu berpakaian bagus, dia pikir kamu sedang mencoba untukmenggodanya. Jika tidak, dia bilang kamu kampungan.
> Jika kamu berdebat dengannya, dia bilang kamu keras kepala. Jika kamu tetap diam, dia bilang kamu nggak punya otak.
> Jika kamu lebih pintar dari pada dia, dia akan kehilangan muka. Jika dia yang lebih pintar, dia bilang dia paling hebat.
> Jika kamu tidak cinta padanya, dia akan mencoba mendapatkanmu. Jika kamu mencintainya, dia akan mencoba untuk meninggalkanmu.
> Jika kamu beritahu dia masalah mu, dia bilang kamu menyusahkan. Jika tidak, dia bilang kamu tidak mempercayai mereka.
> Jika kamu cerewet pada dia, kamu dibilang seperti seorang pengasuh baginya. Tapi jika dia yang cerewet ke kamu, itu karena dia perhatian.
> Jika kamu langgar janji kamu, kamu tidak bisa dipercaya. Jika dia yang ingkari janjinya, dia melakukannya karena terpaksa.
> Jika kamu merokok, kamu adalah cewek liar! Tapi kalo dia yang merokok, dia adalah seorang gentleman, wuiihh..!
> Jika kamu menyakitinya, kamu dibilang perempuan kejam. Tapi jika dia yang menyakitimu, itu karena kamu terlalu sensitif danterlalu sulit untuk dibuat bahagia !!!!!
> Jika kamu mengirimkan ini pada cowok-cowok, mereka pasti bersumpah kalau initidak benar. Tapi jika kamu tidak mengirimkan ini pada mereka, mereka akanbilang kamu egois.
> Jadi..... kirimkan ini pada semua teman lelakimu di luar sana, dan juga pada semua teman cewekmu untuk berbagi tawa bersama.. ;) Well... it's true..!
Pilih yang Mana ?
Anak Belajar dari Kehidupannya
Jika anak dibesarkan dengan celaan...
Maka ia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan...
Maka ia akan belajar berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan...
Maka ia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan penghinaan...
Maka ia belajar menyesali
Jika anak dibesarkan dengan toleransi...
Maka ia belajar menahan diri
Jika anak dibesarkan dengan pujian...
Maka ia belajar menghargai
Jika anak dibesarkan dengan dorongan...
Maka ia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baik perlakuan...
Maka ia belajar keadilan
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman...
Maka ia belajar menaruh rasa kepercayaan
Jika anak dibesarkan dengan dukungan...
Maka ia belajar menyenangi diri
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan...
Maka ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan
Dorothy Law Nolte
Kamis, 16 April 2009
Wanita, benarkah ?

Jika dikatakan cantik dikira menggoda ,
jika dibilang jelek di sangka menghina.
Bila dibilang lemah dia protes,
bila dibilang perkasa dia nangis .
Maunya emansipasi, tapi disuruh benerin genteng, nolak
(sambil ngomel masa disamakan dengan cowok)
Maunya emansipasi, tapi disuruh berdiri di bis malah cemberut
(sambil ngomel,Egois amat sih cowok ini tidak punya perasaan)
Jika ditanyakan siapa yang paling dibanggakan, kebanyakan bilang "Ibunya",
tapi kenapa ia ..... lebih bangga jadi wanita karir, padahal ibunya adalah ibu
rumah tangga
Bila kesalahannya diingatkankan, mukanya merah..
bila di ajari mukanya merah,
bila di sanjung mukanya merah
jika marah mukanya merah,kok sama semua ? bingung !!
Ditanya ya atau tidak, jawabnya : diam;
ditanya tidak atau ya, jawabnya : diam;
ditanya ya atau ya, jawabnya : diam,
ditanya tidak atau tidak, jawabnya :diam,
ketika didiamkan malah marah
repot kita disuruh jadi dukun yang bisa nebak jawabannya).
Dibilang ceriwis marah,
dibilang berisik ngambek,
dibilang banyak mulut tersinggung,
tapi kalau dibilang S u p e l
wadow seneng banget..padahal sama saja maksudnya.
Dibilang gemuk nggak senang
padahal maksud kita sehat gitu lho
dibilang kurus malah senang
padahal maksud kita "kenapa elo jadi begini !!!"
Itulah WANITA makin kita bingung makin senang DIA !
Selasa, 14 April 2009
Jaga Tubuh
Belakangan ini Anda merasa mudah sekali lelah dan sakit-sakitan? Kondisi tubuh Anda harus dijaga. Agar bisa tetap menjalani rutinitas sehar-hati, coba tips menjaga metabolisme tubuh berikut ini.
1. Jaga pola makan Anda. Makanlah dengan teratur, pagi, siang dan malam. Anda tidak terbiasa sarapan? Anda bisa mengawali hari dengan jus buah atau segelas susu. Menu makan siang pun jangan sembarangan. Empat sehat 5 sempurna ada baiknya Anda coba. Sebisa mungkin hindari fast food. Anda perlu sumber tenaga, oleh karena itu carilah sumber tenaga yang terbaik.
2. Penuhi kebutuhan tidur malam Anda. Kurang tidur pastinya membuat Anda mudah lelah. marah dan tak bisa berkonsentrasi. Usahakan tidur malam Anda sebanyak 9 jam. Jika porsi tidur ini belum bisa Anda penuhi, coba gantikan dengan istirahat tidur siang.
3. Stres bisa menjadi salah satu faktor yang membuat metabolisme tubuh Anda melemah. Stres bisa mempermudah penyakin masuk ke dalam tubuh dan memperlambat proses penyembuhan. Luangkan waktu untuk berbincang dengan sahabat atau hang out di tempat favorit Anda. Jadilah seseorang yang selalu diliputi rasa bahagia.
4. Olahraga dengan teratur tentu saja akan meningkatkan kesegaran tubuh Anda. Lakukan saja olahraga ringan seperti bersepeda atau jogging bersama sahabat Anda. Lakukan dengan penuh suka cita. Karena olahraga yang dilakukan secara terpaksa juga tak bisa berbuah maksimal.
5. Ini tips yang biasa kita dengar. Minum air putih 8 gelas setiap hari. Dua liter air yang kita konsumsi itu ternya gunanya untuk mengatur suhu tubuh, aliran darah dan menyebarkan gizi ke seluruh tubuh Anda. Jadi tak ada ruginya Anda membiasakan diri mengkonsumsi air putih dengan takaran yang tepat.
1. Jaga pola makan Anda. Makanlah dengan teratur, pagi, siang dan malam. Anda tidak terbiasa sarapan? Anda bisa mengawali hari dengan jus buah atau segelas susu. Menu makan siang pun jangan sembarangan. Empat sehat 5 sempurna ada baiknya Anda coba. Sebisa mungkin hindari fast food. Anda perlu sumber tenaga, oleh karena itu carilah sumber tenaga yang terbaik.
2. Penuhi kebutuhan tidur malam Anda. Kurang tidur pastinya membuat Anda mudah lelah. marah dan tak bisa berkonsentrasi. Usahakan tidur malam Anda sebanyak 9 jam. Jika porsi tidur ini belum bisa Anda penuhi, coba gantikan dengan istirahat tidur siang.
3. Stres bisa menjadi salah satu faktor yang membuat metabolisme tubuh Anda melemah. Stres bisa mempermudah penyakin masuk ke dalam tubuh dan memperlambat proses penyembuhan. Luangkan waktu untuk berbincang dengan sahabat atau hang out di tempat favorit Anda. Jadilah seseorang yang selalu diliputi rasa bahagia.
4. Olahraga dengan teratur tentu saja akan meningkatkan kesegaran tubuh Anda. Lakukan saja olahraga ringan seperti bersepeda atau jogging bersama sahabat Anda. Lakukan dengan penuh suka cita. Karena olahraga yang dilakukan secara terpaksa juga tak bisa berbuah maksimal.
5. Ini tips yang biasa kita dengar. Minum air putih 8 gelas setiap hari. Dua liter air yang kita konsumsi itu ternya gunanya untuk mengatur suhu tubuh, aliran darah dan menyebarkan gizi ke seluruh tubuh Anda. Jadi tak ada ruginya Anda membiasakan diri mengkonsumsi air putih dengan takaran yang tepat.
Senin, 13 April 2009
Ultah
Hey, Aku Ultah lho!
Sedikit waktu yang kau miliki
Luangkanlah untukku
Harap secepatnya datangi aku
S'kali ini ku mohon padamu...
(Kecewa by Bunga Citra Lestari)
Sebetulnya...ga ada yang istimewa dengan hari ulang tahun, begitu pula ultahkoe...apalagi sejak kecil aku dan keluarga gak p'rnah ngerayainnya..mungkin itu pula lah yg membuat kami sekeluarga tak p'rnah saling mengingatkan atau memberi hadiah. Budaya, kata inilah yang tepat menggambarkan perayaan-perayaan ultah yang terjadi saat ini..karena budaya di keluargakoe tak ada maka tak biasa..
Seiring bertambah usia, teman, pengalaman dan lainnya, budaya tak p'rnah merayakan ultah mulai bergeser dan meluntur terutama saat aku masuk SMP hingga sekarang..aq mulai terbiasa dengan suara-suara 'met ultah' or happy brithday ato ucapan-ucapan lainnya...aq ga tau mana yg lbh bahagia apakah ada yang mengucapkan kata-kata itu atau tidak...yang pasti aq khawatir dengan pertambahan usia ini (pengurangan-maksudnya) keinginan dan targetkoe makin menjauh.,padahal ya..itu tadi usia semakin berkurang..But pengalamankoe kecil membuat aq terbiasa jika tanpa ucapan tersebut. Aq hanya b'harap ultah kali ini bisa berbeda dan benar-benar bisa mewujudkan keinginankoe ...untuk lebih baik, lebih maju, lebih dewasa dan lebih arif menjalani keputusan yg terbaik dariNYA......Ya Allah jangan biarkan aku sendiri, biarkan orang-orang terkasih dan tersayang selalu mengelilingiku...Amiin
Harus Berbesar Hati
Menurut Dosen Sosiologi Unair Septi Ariadi, ultah merupakan hari penting buat kita. Tapi, tak jarang orang di sekitar kita melupakan hari penting ini. Kualitas hubungan yang kurang dekat bisa menjadi salah satu pemicu. Sebab, jika hubungan secara kualitas dekat, biasanya semua hal yang berkaitan dengan orang tersebut akan kita hafal.
Sebaliknya, makin jauh hubungan dengan seseorang, semakin tipis kesan yang tertinggal. Termasuk, tanggal penting tersebut. Faktor kesibukan juga bisa membuat ultah dilupakan. Bila itu yang dialami, harus berbesar hati.
Jangan merasa tak dianggap lantas langsung naik pitam. Belajarlah tidak menuntut terlalu tinggi. Mungkin, kita juga sering melupakan ultah mereka. Mulailah menjadi pengingat ketimbang yang ingin diingat.
Sedikit waktu yang kau miliki
Luangkanlah untukku
Harap secepatnya datangi aku
S'kali ini ku mohon padamu...
(Kecewa by Bunga Citra Lestari)
Sebetulnya...ga ada yang istimewa dengan hari ulang tahun, begitu pula ultahkoe...apalagi sejak kecil aku dan keluarga gak p'rnah ngerayainnya..mungkin itu pula lah yg membuat kami sekeluarga tak p'rnah saling mengingatkan atau memberi hadiah. Budaya, kata inilah yang tepat menggambarkan perayaan-perayaan ultah yang terjadi saat ini..karena budaya di keluargakoe tak ada maka tak biasa..
Seiring bertambah usia, teman, pengalaman dan lainnya, budaya tak p'rnah merayakan ultah mulai bergeser dan meluntur terutama saat aku masuk SMP hingga sekarang..aq mulai terbiasa dengan suara-suara 'met ultah' or happy brithday ato ucapan-ucapan lainnya...aq ga tau mana yg lbh bahagia apakah ada yang mengucapkan kata-kata itu atau tidak...yang pasti aq khawatir dengan pertambahan usia ini (pengurangan-maksudnya) keinginan dan targetkoe makin menjauh.,padahal ya..itu tadi usia semakin berkurang..But pengalamankoe kecil membuat aq terbiasa jika tanpa ucapan tersebut. Aq hanya b'harap ultah kali ini bisa berbeda dan benar-benar bisa mewujudkan keinginankoe ...untuk lebih baik, lebih maju, lebih dewasa dan lebih arif menjalani keputusan yg terbaik dariNYA......Ya Allah jangan biarkan aku sendiri, biarkan orang-orang terkasih dan tersayang selalu mengelilingiku...Amiin
Harus Berbesar Hati
Menurut Dosen Sosiologi Unair Septi Ariadi, ultah merupakan hari penting buat kita. Tapi, tak jarang orang di sekitar kita melupakan hari penting ini. Kualitas hubungan yang kurang dekat bisa menjadi salah satu pemicu. Sebab, jika hubungan secara kualitas dekat, biasanya semua hal yang berkaitan dengan orang tersebut akan kita hafal.
Sebaliknya, makin jauh hubungan dengan seseorang, semakin tipis kesan yang tertinggal. Termasuk, tanggal penting tersebut. Faktor kesibukan juga bisa membuat ultah dilupakan. Bila itu yang dialami, harus berbesar hati.
Jangan merasa tak dianggap lantas langsung naik pitam. Belajarlah tidak menuntut terlalu tinggi. Mungkin, kita juga sering melupakan ultah mereka. Mulailah menjadi pengingat ketimbang yang ingin diingat.
Jumat, 10 April 2009
Mimpi Buruk

Ternyata, wanita menderita mimpi buruk lebih banyak ketimbang pria. Alasannya kaum hawa cenderung sulit meredam emosi mereka, demikian menurut hasil penelitian terbaru di Inggris.
Wanita membawa kekhawatiran mereka hingga ke alam mimpi dan terus memproses perhatian emosional mereka saat tidur, demikian menurut studi tersebut.
Penemuan itu sendiri muncul dari penelitian terhadap 193 lelaki dan perempuan relawan di Universitas West of England (UWE), di Bristol, Inggris.
Ketika ditanya seputar rekaman mimpi-mimpi terakhir mereka, 19 persen pelajar lelaki melaporkan mendapat mimpi buruk sebanding dengan 34 relawan wanita. Emosi mereka kemudian dicatat dalam buku harian.
Jennifer Parker, seorang psikolog di universitas yang melakukan studi tersebut selama lima tahun mengatakan studi itu pertama kalinya memeriksa perbedaan antara mimpi buruk wanita dan pria.
"Dari hasil kami terlihat jika lelaki dan wanita berbeda dalam frekuensi mimpi buruk, wanita lebih sering mendapat mimpi buruk, dan wanita yang sering bermimpi buruk juga lebih emosional.
"Saya pikir wanita menggunakan mimpi mereka sebagai strategi duplikat bawah sadar mereka,"
"Saya percaya hasil ini menunjukkan jika wanita membawa perhatian sadar mereka hingga ke kehidupan mimpi daripada pria, dan mereka terlihat lebih sulit mengalihkan perhatian mereka," ujar Parker.
Dalam studinya, ia menemukan mimpi buruk wanita dapat dibagi menjadi tiga kategori, pertama dikejar-kejar atau sebuah ancaman hidup, kehilangan orang yang dicintai, dan mimpi membingungkan.
"Hal yang menarik, melihat isi mimpi yang dilaporkan, para pria dan wanita mengalami hal yang sama, tapi wanita mengalami lebih intens," ujar Parker.
"Wanita memiliki lebih banyak mimpi tidak menyenangkan ketimbang pria dan hal tak menyenangkan itu mengandung lebih banyak kesialan, kegagalan, dan hal negatif diri sendiri,"
Riset lain juga menemukan mimpi wanita mengandung lebih banyak unsur keluarga, emosi lebih negatif, seting di luar ruang, dan sedikit agresi ketimbang mimpi pria. Sementara mimpi pria lebih banyak mengacu pada aktivitas seksual.
Sumber : Republika Online
Trik Berjilbab

Wanita muslimah tak terlepas dari hijab atau jilbab untuk menutup aurat. Indonesia adalah negara tropis sehingga terkadang penggunanya merasa tak nyaman. Untuk itu Anda perlu mengetahui trik memakai jilbab yang tepat sekaligus nyaman setiap saat.
Bahan jilbab yang ringan, nyaman serta bentuk praktis dapat menjadi pilihan tepat bagi wanita muslimah di Indonesia. Jika hendak menggunakan jilbab langsung atau bergo, gunakan yang sesuai dengan bentuk wajah. Jangan lupa untuk memilih bentuk yang sesuai dengan acara yang hendak dihadiri.
Untuk keindahan, Anda bisa memilih busana serta jilbab dengan warna yang senada. Selain memperhatikan warna model dan bahannya, juga sebaiknya memperhatikan aksesoris yang tidak terlalu berlebihan untuk memberi kesan elegan dan cantik.
Agar jilbab yang Anda gunakan tidak sepanjang acara. pastikan memakai ciput, bando atau bandana sebagai bagian dalam sebelum menggunakan jilbab. Anda bisa menggunakan ciput, bando,atau bandana agar rambut tidak mudah keluar dan rambut pun rapi tersembunyi. Keuntungan lain, jilbab akan lebih mudah diatur.
Namun perhatikan juga bahan dari bagian dalam jilbab Anda. Terkadang jilbab atau bergo yang digunakan tidak cukup tebal sehingga dalaman jilbab cukup membayang. Untuk menyiasati pilih warna yang serasi dengan jilbab luar atau pilih warna hitam, putih atau warna kulit yang akan cocok dipadu-padan dengan jilbab aneka warna.
Agar terlihat lebih menarik dan manis gunakan aksesoris jilbab seperti bros atau lainnya agar terlihat lebih cantik. Namun hindari model jilbab yang rumit dan banyak aksesoris untuk pemakaian sehari-hari. Agar aktivitas tidak terganggu dan mendukung gerak agar tetap leluasa.
Sumber : Republika Online
Wanita Rentan Depresi
Depresi pada umumnya dapat terjadi pada siapa saja. Namun tahukah anda, jika wanita lebih sering mengalami depresi dari pada pria. Wanita bahkan mempunyai risiko dua kali lipat dibandingkan pria untuk mengalami gangguan depresi di dalam hidupnya.
Hal tersebut disampaikan oleh dr. Andri,Sp.KJ, Psikiater dari Klinik Psikosomatik RS Omni Internasional Alam Sutera, kepada Republika Online, Selasa, 3 Februari. Faktornya bisa genetik dan sosial. Secara psikososial wanita lebih banyak mengalami tekanan psikososial dibandingkan dengan pria.
Berdasar statistik pasien yang dijumpainya, ia mengatakan wanita yang mengalami depresi cenderung mengalami kecemasan, perasaan bersalah, gangguan makan (meningkat atau menurun) dan kenaikan berat badan.
Lebih lanjut Andri menjelaskan faktor risiko depresi pada wanita antara lain riwayat gangguan perasaan di keluarga, gangguan perasaan di masa lampau, dan pada masa awal usia reproduksi.
"Kondisi seperti kehilangan orangtua sebelum usia 10 tahun, riwayat kekerasan fisik dan seksual saat kecil dapat menjadi penyabab depresi pada wanita," papar Andri.
Selain itu penggunaan kontrasepsi oral/pil KB dengan kandungan progesterone yang tinggi, penggunaan steroid gonadal sebagai terapi infertilitas, stressor psikososial yang terus menerus juga bisa menyebabkan wanita mengalami depresi yang lebih berat dibandingkan pria.
"Kehilangan dukungan psikososial dari keluarga dan masyarakat juga salah satu pemicu depresi yang dialami wanita," ungkap Andri.
Dalam suatu penelitian di Hongkong, menurut penuturan Andri, wanita Asia mengalami depresi dengan gejala seperti mood depresif, mudah menangis, kehilangan minat dan kesenangan, penarikan diri secara sosial, insomnia, tidak nafsu makan, kurang konsentrasi dan perasaan tidak berguna, hingga tidak mampu ditolong.
Selain itu juga sering terdapat gejala somatik seperti sakit kepala dan nyeri punggung. "Namun ada juga dari mereka yang memiliki dorongan untuk menyakiti diri, golongan ini berasio 15 persen," papar Andri. Untuk kasus bunuh diri akibat depresi, Andri mengatakan masih sangat jarang terjadi.
Sebagai penanganan depresi, Andri menjelaskan, ada beberapa cara, diantaranya dengan terapi non obat Aerobic, Makan karbohidrat kompleks, latihan relaksasi, pengaturan pola tidur, terapo kognitif, dan cara medis atau terapi obat seperti memberi antidepresan selective serotonin reuptake inhibitors ( SSRI) , mood stabilizer dan anticemas/antiinsomnia.
Sumber Republika Online
Hal tersebut disampaikan oleh dr. Andri,Sp.KJ, Psikiater dari Klinik Psikosomatik RS Omni Internasional Alam Sutera, kepada Republika Online, Selasa, 3 Februari. Faktornya bisa genetik dan sosial. Secara psikososial wanita lebih banyak mengalami tekanan psikososial dibandingkan dengan pria.
Berdasar statistik pasien yang dijumpainya, ia mengatakan wanita yang mengalami depresi cenderung mengalami kecemasan, perasaan bersalah, gangguan makan (meningkat atau menurun) dan kenaikan berat badan.
Lebih lanjut Andri menjelaskan faktor risiko depresi pada wanita antara lain riwayat gangguan perasaan di keluarga, gangguan perasaan di masa lampau, dan pada masa awal usia reproduksi.
"Kondisi seperti kehilangan orangtua sebelum usia 10 tahun, riwayat kekerasan fisik dan seksual saat kecil dapat menjadi penyabab depresi pada wanita," papar Andri.
Selain itu penggunaan kontrasepsi oral/pil KB dengan kandungan progesterone yang tinggi, penggunaan steroid gonadal sebagai terapi infertilitas, stressor psikososial yang terus menerus juga bisa menyebabkan wanita mengalami depresi yang lebih berat dibandingkan pria.
"Kehilangan dukungan psikososial dari keluarga dan masyarakat juga salah satu pemicu depresi yang dialami wanita," ungkap Andri.
Dalam suatu penelitian di Hongkong, menurut penuturan Andri, wanita Asia mengalami depresi dengan gejala seperti mood depresif, mudah menangis, kehilangan minat dan kesenangan, penarikan diri secara sosial, insomnia, tidak nafsu makan, kurang konsentrasi dan perasaan tidak berguna, hingga tidak mampu ditolong.
Selain itu juga sering terdapat gejala somatik seperti sakit kepala dan nyeri punggung. "Namun ada juga dari mereka yang memiliki dorongan untuk menyakiti diri, golongan ini berasio 15 persen," papar Andri. Untuk kasus bunuh diri akibat depresi, Andri mengatakan masih sangat jarang terjadi.
Sebagai penanganan depresi, Andri menjelaskan, ada beberapa cara, diantaranya dengan terapi non obat Aerobic, Makan karbohidrat kompleks, latihan relaksasi, pengaturan pola tidur, terapo kognitif, dan cara medis atau terapi obat seperti memberi antidepresan selective serotonin reuptake inhibitors ( SSRI) , mood stabilizer dan anticemas/antiinsomnia.
Sumber Republika Online
Senin, 06 April 2009
Kabar Hati

Apa kabar hati ?
masihkan ia embun ? merunduk tawadhu' di pucuk daun..
masihkan ia karang ? berdiri tegar menghadapi gelombang ujian
apa kabar iman ?
masihkan ia bintang ? terang benderang menerangi kehidupan
apa kabar saudaraku ?
dimana pun engkau berada semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan menjaga dirimu, hatimu dan imanmu..
Selasa, 31 Maret 2009
Don't Worry
Kawan...
Kekhawatiran yang kamu rasakan, sebetulnya dirasakan juga olehku..tapi aku selalu berupaya tegar dan tabah di mata oranglain..
sepenggal teori memang bagai setitik air yang mampu menghilangkan dahaga..tapi itu sebentar..
dan itupun terkadang sulit..jika kita sudah mengalami atau merasakannya..aku pun sama denganmu kawan...tak ingin hidup sendiri karena pada tahun inilah kita ingin bersandar di bahu seseorang bukan ? Tetapi, tampaknya Tuhan lebih tahu waktu yang tepat untuk kita bersandar dan berlabuh pada seseorang...meskipun kita tidak tahu kapan waktu itu tiba..
Yang pasti...akan tiba masanya..apakah dua bulan, tiga bulan, lima bulan atau setahun lagi...
Semuanya akan indah dan berbunga pada waktunya...single bahagia, menikah...apalagi..
Kekhawatiran yang kamu rasakan, sebetulnya dirasakan juga olehku..tapi aku selalu berupaya tegar dan tabah di mata oranglain..
sepenggal teori memang bagai setitik air yang mampu menghilangkan dahaga..tapi itu sebentar..
dan itupun terkadang sulit..jika kita sudah mengalami atau merasakannya..aku pun sama denganmu kawan...tak ingin hidup sendiri karena pada tahun inilah kita ingin bersandar di bahu seseorang bukan ? Tetapi, tampaknya Tuhan lebih tahu waktu yang tepat untuk kita bersandar dan berlabuh pada seseorang...meskipun kita tidak tahu kapan waktu itu tiba..
Yang pasti...akan tiba masanya..apakah dua bulan, tiga bulan, lima bulan atau setahun lagi...
Semuanya akan indah dan berbunga pada waktunya...single bahagia, menikah...apalagi..
Senin, 30 Maret 2009
Jangan Takut Sendiri

Aku menemukan tulisan ini di Geulis Pikiran Rakyat...semoga bisa semakin menambah inspirasi dan keteguhan muslimah-muslimah yang masih lajang...sepertikoe
Perempuan, lajang atau bukan, adalah makhluk sosial yang membutuhkan kehadiran oranglain untuk berbagi dalam kehidupannya. Dalam konteks perempuan lajang, ia pun membutuhkan kehadiran orang lain. Terlebih kebutuhan mendapatkan lawan jenis untuk bisa saling melengkapi peran. terlepas apakah nantinya hubungan itu dibina dalam sebuah komitmen atau tidak.
Menurut Psikolog Ifa H Misbach, kondisi psikologis lajang (single) yang tidak terikat pada pasangan memberi kesempatan penuh untuk bisa mengaktualisasikan kemampuan. Seperti mengembangkan keahlian atau keterampilan diri sepuasnya tanpa harus takut dilarang atau minta izin terlebih dahulu terhadap keputusan yang diambil secara mandiri.
Aktualisasi diri ini, kata Ifa, bisa saja merupakan bentuk kompensasi karena secara sosial tidak memiliki pasangan. Dengan demikian, sang lajang berupaya mengaktualisasikan diri secara optimal agar sukses dalam rangka membentuk konsep diri yang positif.
Kendati begitu, seorang lajang seringkali harus menerima konsekuensi menjadi orang kesepian (being loneliness), karena ia tidak memiliki komitmen dengan siapapun. "tapi ingat, lajang juga manusia yang butuh perhatian selayaknya kebutuhan manusia yang paling mendasar. Jika kebutuhan afeksi ini terpenuhi tidak bisa menyebabkan kesepian," ujarnya.
KOndisi psikologis ini bisa berkembang menjadi parah atau tidak, bergantung pada kematangan kepribadian sang lajang. Jika ia termasuk tipe orang yang rentan terkena stres, perasaan kesepian bisa membuatnya terasing. kemana pun ia pergi, ia semakin segan untuk menjalin hubungan dengan lawan jenis. Jika ini dibiarkan akan membuatnya apatis dan menutup kontak untuk menjalin hubungan serius dengan lawan jenis.
Agar kondisi tidak memburuk, disarankan para lajang melakukan aktivitas bersifat grup atau kelompok. Dia juga mengakui, sejumlah keluarga dan lingkungan di Indonesia cenderung masih menghakimi status para lajang ini. Perempuan lajang yang sudah berumur tapi belum menikah sering kali dikaitkan dengan tidak laku. Pertanyaan 'Kapan Menikah ?' justru mempengaruhi konsep diri negatif pada perempuan lajang itu sehingga ia merasa tidak menarik untuk dilirik lawan jenis. Seharusnya, keluarga santai saja, tidak perlu mendesak. Namanya jodoh kan ada suratan takdir. Ada yang cepat ada juga yang lambat, jadi jangan takut. Be your self, be confidence.. seperti lagunya Opie Andaresta ...I'm Single I'm Happy..
Indah Pada Waktunya..

Aku menerima sms ini dari dua temanku...indah sekali kata-katany, semoga aku bisa menjadi bagian dari hambaNYA yang bersyukur meski kadangkala sering sulit dipraktikan...
Aku minta pada Allah setangkai bunga segar tapi DIA memberi aku kaktus berduri..
Aku minta pada Allah hewan mungil nan cantik, tapi DIA memberi aku ulat berbulu..
Aku sempat sedih, kecewa dan protes. Betapa tidak adilnya ini..Namun kemudian, kaktus itu berbunga sangat indah sekali dan ulatpun berubah menjadi kupu-kupu yang amat cantik...
Itulah jalan Allah..indah pada waktunya..Allah tidak memberi apa yang kita harapkan tapi Allah memberi apa yang kita perlukan..walau kadang sedih, kecewa, terluka...tapi jauh di atas segalanya...
DIA sedang merajut yang terbaik untuk kehidupan kita..
Allahu Akbar..Allahu Akbar...Allahu Akbar
Masihkah kita mengharap pada yang lain ??? Semoga kita masuk golongan orang-orang yang pandai bersyukur atas karunia dari Allah...Amiin
Terima kasih teman, kalian selalu mendampingiku...
Senin, 02 Maret 2009
4 Skenario
Skenario 1
Andaikan kita sedang naik di dalam sebuah kereta ekonomi.
Karena tidak mendapatkan tempat duduk, kita berdiri di dalam gerbong
tersebut. Suasana cukup ramai meskipun masih ada tempat bagi kita untuk
menggoyang-goyangkan kaki. Kita tidak menyadari handphone kita terjatuh.
Ada orang yang melihatnya, memungutnya dan langsung mengembalikannya
kepada kita. "Pak, handphone bapak barusan jatuh nih,"
kata orang tersebut seraya memberikan handphone milik kita.
Apa yang akan kita lakukan kepada orang tersebut?
Mungkin kita akan mengucapkan terima kasih dan berlalu begitu saja.
Skenario 2
Sekarang kita beralih kepada skenario kedua.
Handphone kita terjatuh dan ada orang yang melihatnya dan memungutnya.
Orang itu tahu handphone itu milik kita tetapi tidak langsung memberikannya kepada kita.
Hingga tiba saatnya kita akan turun dari kereta, kita baru menyadari handphone kita hilang.
Sesaat sebelum kita turun dari kereta, orang itu ngembalikan handphone
kita sambil berkata, "Pak, handphone bapak barusan jatuh nih." Apa yang akan kita lakukan kepada orang tersebut? Mungkin kita akan mengucapkan terima kasih juga kepada orang tersebut.
Rasa terima kasih yang kita berikan akan lebih besar daripada rasa terima kasih yang kita berikan pada orang di skenario pertama (orang yang langsung memberikan handphone itu kepada kita).
Setelah itu mungkin kita akan langsung turun dari kereta.
Skenario 3
Marilah kita beralih kepada skenario ketiga.
Pada skenario ini, kita tidak sadar handphone kita terjatuh, hingga kita menyadari handphone kita tidak ada di kantong kita saat kita sudah turun dari kereta. Kita pun panik dan segera menelepon ke nomor handphone kita, berharap ada orang baik yang menemukan handphone kita dan bersedia
mengembalikannya kepada kita. Orang yang sejak tadi menemukan handphone kita (namun tidak
memberikannya kepada kita) menjawab telepon kita. "Halo, selamat siang, Pak.
Saya pemilik handphone yang ada pada bapak sekarang," kita mencoba bicara kepada orang yang sangat kita harapkan berbaik hati mengembalikan handphone itu kembali kepada kita. Orang yang menemukan handphone kita berkata, "Oh, ini handphone bapak ya. Oke deh, nanti saya akan turun di stasiun berikut. Biar bapak ambil di sana nanti ya." Dengan sedikit rasa lega dan penuh harapan, kita pun pergi ke stasiun berikut dan menemui "orang baik" tersebut. Orang itu pun memberikan handphone kita yang telah hilang. Apa yang akan kita lakukan pada orang tersebut? Satu hal yang pasti, kita akan mengucapkan terima kasih, dan sepertinya akan lebih besar daripada rasa terima kasih kita pada skenario kedua bukan? Bukan tidak mungkin kali ini kita akan memberikan hadiah kecil kepada
orang yang menemukan handphone kita tersebut.
Skenario 4
Terakhir, mari kita perhatikan skenario keempat.
Pada skenario ini, kita tidak sadar handphone kita terjatuh, kita turun dari kereta dan menyadari bahwa handphone kita telah hilang, kita mencoba menelepon tetapi tidak ada yang mengangkat.
Sampai akhirnya kita tiba di rumah. Malam harinya, kita mencoba mengirimkan SMS : "Bapak / Ibu yang budiman. Saya adalah pemilik handphone yang ada pada bapak / ibu sekarang.
Saya sangat mengharapkan kebaikan hati bapak / ibu untuk dapat mengembalikan handphone itu kepada saya. Saya akan memberikan imbalan sepantasnya. "SMS pun dikirim dan tidak ada balasan. Kita sudah putus asa. Kita kembali mengingat betapa banyaknya data penting yang ada di dalam handphone kita.
Ada begitu banyak nomor telepon teman kita yang ikut hilang bersamanya. Hingga akhirnya beberapa hari kemudian, orang yang menemukan handphone kita menjawab SMS kita, dan mengajak ketemuan untuk mengembalikan handphone tersebut. Bagaimana kira-kira perasaan kita? Tentunya kita akan sangat senang dan segera pergi ke tempat yang diberikan oleh orang itu. Kita pun sampai di sana dan orang itu mengembalikan handphone kita. Apa yang akan kita berikan kepada orang tersebut?
Kita pasti akan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepadanya, dan mungkin kita akan memberikannya hadiah (yang kemungkinan besar lebih berharga dibandingkan hadiah yang mungkin kita berikan di skenario ketiga).
Moral of the story
Apa yang kita dapatkan dari empat skenario cerita di atas?
Pada keempat skenario tersebut, kita sama-sama kehilangan handphone, dan ada orang yang menemukannya. Orang pertama menemukannya dan langsung mengembalikannya kepada kita.
Kita berikan dia ucapan terima kasih. Orang kedua menemukannya dan memberikan kepada kita sesaat sebelum kita turun dari kereta. Kita berikan dia ucapan terima kasih yang lebih besar.
Orang ketiga menemukannya dan memberikan kepada kita setelah kita turun dari kereta. Kita berikan dia ucapan terima kasih ditambah dengan sedikit hadiah. Orang keempat menemukannya, menyimpannya selama beberapa hari, setelah itu baru mengembalikannya kepada kita. Kita berikan dia ucapan terima kasih ditambah hadiah yang lebih besar.
Ada sebuah hal yang aneh di sini. Cobalah pikirkan, di antara keempat orang di atas, siapakah yang paling baik? Tentunya orang yang menemukannya dan langsung memberikannya kepada kita, bukan?
Dia adalah orang pada skenario pertama. Namun ironisnya, dialah yang mendapatkan reward paling sedikit di antara empat orang di atas.
Manakah orang yang paling tidak baik?
Tentunya orang pada skenario keempat, karena dia telah membuat kita menunggu beberapa hari dan mungkin saja memanfaatkan handphone kita tersebut selama itu. Namun, ternyata dia adalah orang yang akan kita berikan reward paling besar.
Apa yang sebenarnya terjadi di sini?
Kita memberikan reward kepada keempat orang tersebut secara tulus, tetapi orang yang seharusnya lebih baik dan lebih pantas mendapatkan banyak, kita berikan lebih sedikit. OK, kenapa bisa begitu? Ini karena rasa kehilangan yang kita alami semakin bertambah di setiap
skenario.
Pada skenario pertama, kita belum berasa kehilangan karena kita belum sadar handphone kita jatuh, dan kita telah mendapatkannya kembali.
Pada skenario kedua, kita juga sudah mulai merasakan kehilangan karena saat itu kita baru sadar, dan kita sudah membayangkan rasa kehilangan yang mungkin akan kita alami seandainya saat itu kita sudah turun dari kereta.
Pada skenario ketiga, kita sempat merasakan kehilangan, namun tidak lama kita mendapatkan kelegaan dan harapan kita akan mendapatkan handphone kita kembali.
Pada skenario keempat, kita sangat merasakan kehilangan itu. Kita mungkin berpikir untuk memberikan sesuatu yang besar kepada orang yang menemukan handphone kita, asalkan handphone itu bisa kembali kepada kita. Rasa kehilangan yang bertambah menyebabkan kita semakin menghargai
handphone yang kita miliki.
Kesimpulan
Saat ini, adakah sesuatu yang kurang kita syukuri? Apakah itu berupa rumah, handphone, teman-teman, kesempatan berkuliah, kesempatan bekerja, atau suatu hal lain.
Namun, apakah yang akan terjadi apabila segalanya hilang dari genggaman kita.
Kita pasti akan merasakan kehilangan yang luar biasa. Saat itulah, kita baru dapat mensyukuri segala sesuatu yang telah hilang tersebut. Namun, apakah kita perlu merasakan kehilangan itu agar kita dapat bersyukur? Sebaiknya tidak.
Syukurilah segala yang kita miliki, termasuk hidup kita, selagi itu masih ada. Jangan sampai kita menyesali karena tidak bersyukur ketika itu telah lenyap dari diri kita.
Jangan pernah mengeluh dengan segala hal yang belum diperoleh.
Bahagialah dengan segala hal yang telah diperoleh.
Sesungguhnya, hidup ini berisikan banyak kebahagiaan.
Bila kita mampu memandang dari sudut yang benar.
Andaikan kita sedang naik di dalam sebuah kereta ekonomi.
Karena tidak mendapatkan tempat duduk, kita berdiri di dalam gerbong
tersebut. Suasana cukup ramai meskipun masih ada tempat bagi kita untuk
menggoyang-goyangkan kaki. Kita tidak menyadari handphone kita terjatuh.
Ada orang yang melihatnya, memungutnya dan langsung mengembalikannya
kepada kita. "Pak, handphone bapak barusan jatuh nih,"
kata orang tersebut seraya memberikan handphone milik kita.
Apa yang akan kita lakukan kepada orang tersebut?
Mungkin kita akan mengucapkan terima kasih dan berlalu begitu saja.
Skenario 2
Sekarang kita beralih kepada skenario kedua.
Handphone kita terjatuh dan ada orang yang melihatnya dan memungutnya.
Orang itu tahu handphone itu milik kita tetapi tidak langsung memberikannya kepada kita.
Hingga tiba saatnya kita akan turun dari kereta, kita baru menyadari handphone kita hilang.
Sesaat sebelum kita turun dari kereta, orang itu ngembalikan handphone
kita sambil berkata, "Pak, handphone bapak barusan jatuh nih." Apa yang akan kita lakukan kepada orang tersebut? Mungkin kita akan mengucapkan terima kasih juga kepada orang tersebut.
Rasa terima kasih yang kita berikan akan lebih besar daripada rasa terima kasih yang kita berikan pada orang di skenario pertama (orang yang langsung memberikan handphone itu kepada kita).
Setelah itu mungkin kita akan langsung turun dari kereta.
Skenario 3
Marilah kita beralih kepada skenario ketiga.
Pada skenario ini, kita tidak sadar handphone kita terjatuh, hingga kita menyadari handphone kita tidak ada di kantong kita saat kita sudah turun dari kereta. Kita pun panik dan segera menelepon ke nomor handphone kita, berharap ada orang baik yang menemukan handphone kita dan bersedia
mengembalikannya kepada kita. Orang yang sejak tadi menemukan handphone kita (namun tidak
memberikannya kepada kita) menjawab telepon kita. "Halo, selamat siang, Pak.
Saya pemilik handphone yang ada pada bapak sekarang," kita mencoba bicara kepada orang yang sangat kita harapkan berbaik hati mengembalikan handphone itu kembali kepada kita. Orang yang menemukan handphone kita berkata, "Oh, ini handphone bapak ya. Oke deh, nanti saya akan turun di stasiun berikut. Biar bapak ambil di sana nanti ya." Dengan sedikit rasa lega dan penuh harapan, kita pun pergi ke stasiun berikut dan menemui "orang baik" tersebut. Orang itu pun memberikan handphone kita yang telah hilang. Apa yang akan kita lakukan pada orang tersebut? Satu hal yang pasti, kita akan mengucapkan terima kasih, dan sepertinya akan lebih besar daripada rasa terima kasih kita pada skenario kedua bukan? Bukan tidak mungkin kali ini kita akan memberikan hadiah kecil kepada
orang yang menemukan handphone kita tersebut.
Skenario 4
Terakhir, mari kita perhatikan skenario keempat.
Pada skenario ini, kita tidak sadar handphone kita terjatuh, kita turun dari kereta dan menyadari bahwa handphone kita telah hilang, kita mencoba menelepon tetapi tidak ada yang mengangkat.
Sampai akhirnya kita tiba di rumah. Malam harinya, kita mencoba mengirimkan SMS : "Bapak / Ibu yang budiman. Saya adalah pemilik handphone yang ada pada bapak / ibu sekarang.
Saya sangat mengharapkan kebaikan hati bapak / ibu untuk dapat mengembalikan handphone itu kepada saya. Saya akan memberikan imbalan sepantasnya. "SMS pun dikirim dan tidak ada balasan. Kita sudah putus asa. Kita kembali mengingat betapa banyaknya data penting yang ada di dalam handphone kita.
Ada begitu banyak nomor telepon teman kita yang ikut hilang bersamanya. Hingga akhirnya beberapa hari kemudian, orang yang menemukan handphone kita menjawab SMS kita, dan mengajak ketemuan untuk mengembalikan handphone tersebut. Bagaimana kira-kira perasaan kita? Tentunya kita akan sangat senang dan segera pergi ke tempat yang diberikan oleh orang itu. Kita pun sampai di sana dan orang itu mengembalikan handphone kita. Apa yang akan kita berikan kepada orang tersebut?
Kita pasti akan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepadanya, dan mungkin kita akan memberikannya hadiah (yang kemungkinan besar lebih berharga dibandingkan hadiah yang mungkin kita berikan di skenario ketiga).
Moral of the story
Apa yang kita dapatkan dari empat skenario cerita di atas?
Pada keempat skenario tersebut, kita sama-sama kehilangan handphone, dan ada orang yang menemukannya. Orang pertama menemukannya dan langsung mengembalikannya kepada kita.
Kita berikan dia ucapan terima kasih. Orang kedua menemukannya dan memberikan kepada kita sesaat sebelum kita turun dari kereta. Kita berikan dia ucapan terima kasih yang lebih besar.
Orang ketiga menemukannya dan memberikan kepada kita setelah kita turun dari kereta. Kita berikan dia ucapan terima kasih ditambah dengan sedikit hadiah. Orang keempat menemukannya, menyimpannya selama beberapa hari, setelah itu baru mengembalikannya kepada kita. Kita berikan dia ucapan terima kasih ditambah hadiah yang lebih besar.
Ada sebuah hal yang aneh di sini. Cobalah pikirkan, di antara keempat orang di atas, siapakah yang paling baik? Tentunya orang yang menemukannya dan langsung memberikannya kepada kita, bukan?
Dia adalah orang pada skenario pertama. Namun ironisnya, dialah yang mendapatkan reward paling sedikit di antara empat orang di atas.
Manakah orang yang paling tidak baik?
Tentunya orang pada skenario keempat, karena dia telah membuat kita menunggu beberapa hari dan mungkin saja memanfaatkan handphone kita tersebut selama itu. Namun, ternyata dia adalah orang yang akan kita berikan reward paling besar.
Apa yang sebenarnya terjadi di sini?
Kita memberikan reward kepada keempat orang tersebut secara tulus, tetapi orang yang seharusnya lebih baik dan lebih pantas mendapatkan banyak, kita berikan lebih sedikit. OK, kenapa bisa begitu? Ini karena rasa kehilangan yang kita alami semakin bertambah di setiap
skenario.
Pada skenario pertama, kita belum berasa kehilangan karena kita belum sadar handphone kita jatuh, dan kita telah mendapatkannya kembali.
Pada skenario kedua, kita juga sudah mulai merasakan kehilangan karena saat itu kita baru sadar, dan kita sudah membayangkan rasa kehilangan yang mungkin akan kita alami seandainya saat itu kita sudah turun dari kereta.
Pada skenario ketiga, kita sempat merasakan kehilangan, namun tidak lama kita mendapatkan kelegaan dan harapan kita akan mendapatkan handphone kita kembali.
Pada skenario keempat, kita sangat merasakan kehilangan itu. Kita mungkin berpikir untuk memberikan sesuatu yang besar kepada orang yang menemukan handphone kita, asalkan handphone itu bisa kembali kepada kita. Rasa kehilangan yang bertambah menyebabkan kita semakin menghargai
handphone yang kita miliki.
Kesimpulan
Saat ini, adakah sesuatu yang kurang kita syukuri? Apakah itu berupa rumah, handphone, teman-teman, kesempatan berkuliah, kesempatan bekerja, atau suatu hal lain.
Namun, apakah yang akan terjadi apabila segalanya hilang dari genggaman kita.
Kita pasti akan merasakan kehilangan yang luar biasa. Saat itulah, kita baru dapat mensyukuri segala sesuatu yang telah hilang tersebut. Namun, apakah kita perlu merasakan kehilangan itu agar kita dapat bersyukur? Sebaiknya tidak.
Syukurilah segala yang kita miliki, termasuk hidup kita, selagi itu masih ada. Jangan sampai kita menyesali karena tidak bersyukur ketika itu telah lenyap dari diri kita.
Jangan pernah mengeluh dengan segala hal yang belum diperoleh.
Bahagialah dengan segala hal yang telah diperoleh.
Sesungguhnya, hidup ini berisikan banyak kebahagiaan.
Bila kita mampu memandang dari sudut yang benar.
Filosopi Pohon Apel
Bacaan dibawah mohon dijadikan renungan kita........ ..
Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu . Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.
Suatu hari ia mendatangi pohon apel.Wajahnya tampak sedih . "Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu. "Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu."Akuingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya."
Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang.... tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu. " Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.
Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang . "Ayo bermain-main denganku lagi," kata pohon apel. "Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu. "Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal . Maukah kau menolongku?" Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah.
Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu," kata pohon apel. Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira.Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.
Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya. "Ayo bermain-main lagi denganku," kata pohon apel.. "Aku sedih ," kata anak lelaki itu. "Aku sudah tua dan ingin hidup tenang.. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?" "Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah ."
Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.
Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian."Maaf anakku," kata pohon apel itu. "Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu.""Tak apa.Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu," jawab anak lelaki itu.
"Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat ," kata pohon apel."Sekarang , aku sudah terlalu tua untuk itu," jawab anak lelaki itu."Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu.Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini," kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata.
"Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang," kata anak lelaki.
"Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu. " "Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang." Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon.
Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.
Pohon apel itu adalah orang tua kita .
Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.
Dan, yang terpenting: cintailah orang tua kita.
Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita mencintainya; dan berterima kasih atas seluruh hidup yang telah dan akan diberikannya pada kita.
Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu . Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.
Suatu hari ia mendatangi pohon apel.Wajahnya tampak sedih . "Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu. "Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu."Akuingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya."
Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang.... tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu. " Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.
Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang . "Ayo bermain-main denganku lagi," kata pohon apel. "Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu. "Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal . Maukah kau menolongku?" Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah.
Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu," kata pohon apel. Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira.Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.
Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya. "Ayo bermain-main lagi denganku," kata pohon apel.. "Aku sedih ," kata anak lelaki itu. "Aku sudah tua dan ingin hidup tenang.. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?" "Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah ."
Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.
Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian."Maaf anakku," kata pohon apel itu. "Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu.""Tak apa.Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu," jawab anak lelaki itu.
"Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat ," kata pohon apel."Sekarang , aku sudah terlalu tua untuk itu," jawab anak lelaki itu."Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu.Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini," kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata.
"Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang," kata anak lelaki.
"Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu. " "Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang." Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon.
Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.
Pohon apel itu adalah orang tua kita .
Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.
Dan, yang terpenting: cintailah orang tua kita.
Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita mencintainya; dan berterima kasih atas seluruh hidup yang telah dan akan diberikannya pada kita.
Jumat, 20 Februari 2009
Cukup dg Kebahagiaan

Beberapa kali saya memperhatikan ketika putri kecil saya menyusu, putri
kecil itu meminum susu sesuai dengan takaran yang ada entah itu asi
atau susu formula, ketika saya berusaha memberi lebih jumlah susu
kepada putri saya tersebut ternyata dia akan terbuang secara alami
melalui muntahan yang keluar dari mulutnya. Dalam hal ini saya belajar
kita manusia sebenarnya harus merasa cukup dengan apa yang kita miliki,
tidak berlebihan dalam kehidupan, apapun yang berlebihan akan terbuang
percuma.
pada dasarnya manusia selalu merasa tidak pernah cukup akan apa yang
dimilikinya, Rasa tidak puas atas apa yang diterima dalam kehidupan
seringkali menjadikan manusia melakukan hal-hal yang bertentangan
dengan nilai dan norma yang di anut. Terkadang, ukuran kecukupan dalam
perolehan apapun di dunia ini dipandang begitu relatif, kecuali bagi
orang-orang yang sadar dan mencukupkan dirinya dengan segala hal yang
telah ia terima.
ada suatu hukum yang namanya kenikmatan yang berkurang, Coba anda
bayangkan ketika anda suatu hari sehabis perjalanan jauh dan anda
sangat haus dan anda membeli kelapa muda, ketika tegukan pertama, rasa
puas yang anda dapatkan sangatlah luar biasa bila diberi nilai akan
mendapat nilai 7 (sekala 1-10), dan anda mencoba menambah 1 gelas
kelapa muda lagi, apa yang akan anda rasakan kenikmatan yang anda
rasakan tidak senikmat kelapa muda yang pertama dan kepuasan tersebut
akan mendapat nilai 6, bila anda teruskan untuk menambah gelas kelapa
berkali-kali maka nilai kenikmatan air kelapa muda itu akan semakin
berkurang, sehingga pada akhirnya akan melewati angka 0, atau tidak
nikmat sama sekali, bahkan menjadi minus dan anda akan memuntahkan
kembali air kelapa tersebut.
Orang yang merasa cukup hidupnya senantiasa bersyukur. orang yang
merasa cukup Makan dengan apa adanya akan terasa nikmat tiada terhingga
jika dilandasi dengan rasa syukur. Sebab, pada saat seperti itu ia
tidak pernah memikirkan apa yang tidak ada di hadapannya. Justru, ia
akan berusaha membagi kenikmatan yang diterimanya itu dengan keluarga,
kerabat, teman atau pun tetangganya, dan semangat cukup serta keinginan
untuk berbagi inilah yang akan menuntun anda mencapai sebuah kenikmatan
atau kebahagian hidup.
Kenapa manusia itu tidak merasa cukup karena kurangnya kemampuan kita
mensyukuri apa yang kita miliki, kurangnya kemampuan mengendalikan
keinginan, kemampuan menepatkan logika di atas ego. Mungkin perasaan
itu tersemat dalam diri manusia sebagai pendorong untuk berjuang
menggapai impian namun kadang menjadi tak terkendali ketika
penepatannya kurang tepat. rasa tidak puas atau tidak cukup terkadang
bersalah dari kebiasaan kita membanding-bandingk an sesuatu yang kita
peroleh dengan apa yang telah diperoleh oleh orang lain. Bak di halaman
rumah kita terbentang rumput yang hijau, namun kita masih saja
memandang bahwa rumput tetangga jauh lebih hijau.
Berbeda jika kita mampu melihat segala kelebihan yang terdapat pada
diri seseorang sebagai sebuah hal yang menjadikan diri kita terpacu
dalam semangat berbuat yang terbaik dalam rangka peningkatan kualitas
diri dalam hal-hal yang positif serta sesuai kebutuhan, dengan berjalan
dalam kerangka ikhtiar berupa usaha yang nyata, tanpa harus kecewa
dikarenakan akhirnya tidak mampu berbuat dan mendapatkan hasil
semaksimal apa yang diperoleh oleh orang lain tersebut.
Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya. Cukup adalah persoalan kepuasan
hati. Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri. Tak
perlu takut berkata cukup. Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita
berhenti berusaha dan berkarya. "Cukup" jangan diartikan sebagai
kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri. Mengucapkan kata cukup
membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum
kita dapatkan.. Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit
berkata cukup. Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada
diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.
Maka mulailah berani untuk "membuat diri anda cukup" Kita sederhanakan
sebagai prinsip hidupyang "sederhana". Kian sederhana, maka kian cukup
kian sejahteralah kita. Ukurannya? Yang paling sederhana, usul saya:
semakin tinggi senjang jumlah konsumsi dibanding jumlah produksi kita
sehari-hari, makin sederhana, makin cukup dan sejahteralah kita. apakah
anda orang yang cukup...
"Karena Didalam perasaan Cukup terdapat Kebahagiaan"
Syukuri Hidup
1.Jangan rusak nilai kita dengan membandingkannya dengan nilai orang lain.
Perbedaan yang ada diciptakan untuk membuat masing-masing diri kita spesial.
2.Jangan tetapkan tujuan dan sasaran Kita dengan mengacu pada apa yang orang lain anggap itu penting. Hanya Kita yang mengerti dan dapat merasa "apa yang
terbaik untuk kita".
3.Jangan mengganggap remeh sesuatu yang dekat di hati kita, melekatlah padanya seakan-akan ia adalah bagian yang membuat kita hidup, dimana tanpanya, hidup menjadi kurang berarti.
4.Jangan biarkan hidup kita terpuruk dengan hidup di 'masa lampau' atau dalam
mimpi masa depan. Satu hari hidup pada suatu waktu berarti hidup untuk seluruh waktu hidupmu.
5.Jangan menyerah ketika masih ada sesuatu yang dapat kita berikan.Tidak ada
yang benar-benar kalah sampai kita berhenti berusaha.
6.Jangan takut mengakui bahwa diri kita tidaklah sempurna. Ketidaksempurnaan inilah yang merupakan sulaman benang rapuh untuk mengikat kita satu sama lain.
7.Jangan takut menghadapi resiko. Anggaplah resiko sebagai kesempatan kita untuk belajar bagaimana menjadi berani.
8.Jangan berusaha untuk mengunci Cinta memasuki hidupmu dengan berkata
:"tidak mungkin saya temukan". Cara tercepat untuk mendapatkan cinta adalah dengan memberinya, cara tercepat untuk kehilangan cinta adalah dengan menggenggamnya sekencang mungkin, dan cara terbaik untuk menjaga agar cinta tetap tumbuh adalah dengan memberinya "sayap".
9.Janganlah berlari, meskipun hidup tampak sangat cepat, sehingga kita lupa dari mana kita berasal dan juga lupa sedang menuju kemana kita.
10.Jangan lupa bahwa kebutuhan emosi terbesar dari seseorang adalah kebutuhan untuk merasa dihargai.
11.Jangan takut untuk belajar sesuatu. Ilmu Pengetahuan adalah harta karun yang
selalu dapat Kita bawa kemanapun tanpa membebani.
12.Jangan gunakan waktu dan kata-kata dengan sembrono. Karena keduanya tidak mungkin kita ulang kembali jika telah lewat. Hidup bukanlah pacuan melainkan suatu perjalanan dimana setiap tahap sepanjang jalannya harus dinikmati.
Perbedaan yang ada diciptakan untuk membuat masing-masing diri kita spesial.
2.Jangan tetapkan tujuan dan sasaran Kita dengan mengacu pada apa yang orang lain anggap itu penting. Hanya Kita yang mengerti dan dapat merasa "apa yang
terbaik untuk kita".
3.Jangan mengganggap remeh sesuatu yang dekat di hati kita, melekatlah padanya seakan-akan ia adalah bagian yang membuat kita hidup, dimana tanpanya, hidup menjadi kurang berarti.
4.Jangan biarkan hidup kita terpuruk dengan hidup di 'masa lampau' atau dalam
mimpi masa depan. Satu hari hidup pada suatu waktu berarti hidup untuk seluruh waktu hidupmu.
5.Jangan menyerah ketika masih ada sesuatu yang dapat kita berikan.Tidak ada
yang benar-benar kalah sampai kita berhenti berusaha.
6.Jangan takut mengakui bahwa diri kita tidaklah sempurna. Ketidaksempurnaan inilah yang merupakan sulaman benang rapuh untuk mengikat kita satu sama lain.
7.Jangan takut menghadapi resiko. Anggaplah resiko sebagai kesempatan kita untuk belajar bagaimana menjadi berani.
8.Jangan berusaha untuk mengunci Cinta memasuki hidupmu dengan berkata
:"tidak mungkin saya temukan". Cara tercepat untuk mendapatkan cinta adalah dengan memberinya, cara tercepat untuk kehilangan cinta adalah dengan menggenggamnya sekencang mungkin, dan cara terbaik untuk menjaga agar cinta tetap tumbuh adalah dengan memberinya "sayap".
9.Janganlah berlari, meskipun hidup tampak sangat cepat, sehingga kita lupa dari mana kita berasal dan juga lupa sedang menuju kemana kita.
10.Jangan lupa bahwa kebutuhan emosi terbesar dari seseorang adalah kebutuhan untuk merasa dihargai.
11.Jangan takut untuk belajar sesuatu. Ilmu Pengetahuan adalah harta karun yang
selalu dapat Kita bawa kemanapun tanpa membebani.
12.Jangan gunakan waktu dan kata-kata dengan sembrono. Karena keduanya tidak mungkin kita ulang kembali jika telah lewat. Hidup bukanlah pacuan melainkan suatu perjalanan dimana setiap tahap sepanjang jalannya harus dinikmati.
Senin, 16 Februari 2009
Cinta bak Kupu-kupu
To My Friends Who Are......... ...SINGLE
Love is like a butterfly.
The more you chase it, the more it eludes you.
But if you just let it fly, it will come to you when you least expect it.
Love can make you happy but often it hurts, but love's only special when you give it to someone who is really worth it.
So take your time and choose the best.
To My Friends Who Are......... ...NOT SO SINGLE
Love isn't about becoming somebody else's 'perfect person.'
It's about finding someone who helps you become the best person you can be.
To My Friends Who Are......... ...PLAYBOY/ GIRL TYPE
Never say 'I love you' if you don't care.
Never talk about feelings if they aren't there.
Never touch a life if you mean to break a heart.
Never look in the eye when all you do is lie.
The cruelest thing a guy can do to a girl is to let her fall in love when he doesn't intend to catch her fall and it works both ways....
To My Friends Who Are......... ...MARRIED
Love is .......
Not about 'it's your fault', but 'I'm sorry.'
Not 'where are you', but 'I'm right here.'
Not 'how could you', but 'I understand.'
Not 'I wish you were', but 'I'm thankful you are.'
To My Friends Who Are......... ....ENGAGED
The true measure of compatibility is not the years spent together but how good you are for each other.
To My Friends Who Are......... ...HEARTBROKEN
Heartbreaks last as long as you want and cut as deep as you allow them to go.
The challenge is not how to survive heartbreaks but to learn from them.
To My Friends Who Are......... ...NAIVE
How to be in love:
Fall but don't stumble,
be consistent but not too persistent,
share and never be unfair,
understand and try not to demand,
and get hurt but never keep the pain.
To My Friends Who Are......... ...POSSESSIVE
It breaks your heart to see the one you love happy with someone else but
it's more painful to know that the one you love is unhappy with you.
To My Friends Who Are......... ...AFRAID TO CONFESS
Love hurts when you break up with someone.
It hurts even more when someone breaks up with you.
But love hurts the most when the person you love has no idea how you feel.
To My Friends Who Are......... ...STILL HOLDING ON
A sad thing about life is when you meet someone and fall in love, only to find out in the end that it was never meant to be and that you have wasted years on someone who wasn't worth it.
If he isn't worth it now,he's not going to be worth it a year or 10 years from now. Let it go.....
TO ALL MY FRIENDS..... ..
My wish for you is a man/woman whose love is honest, strong, mature,
never-changing, uplifting, protective, encouraging, rewarding and unselfish. ^_^
Love is like a butterfly.
The more you chase it, the more it eludes you.
But if you just let it fly, it will come to you when you least expect it.
Love can make you happy but often it hurts, but love's only special when you give it to someone who is really worth it.
So take your time and choose the best.
To My Friends Who Are......... ...NOT SO SINGLE
Love isn't about becoming somebody else's 'perfect person.'
It's about finding someone who helps you become the best person you can be.
To My Friends Who Are......... ...PLAYBOY/ GIRL TYPE
Never say 'I love you' if you don't care.
Never talk about feelings if they aren't there.
Never touch a life if you mean to break a heart.
Never look in the eye when all you do is lie.
The cruelest thing a guy can do to a girl is to let her fall in love when he doesn't intend to catch her fall and it works both ways....
To My Friends Who Are......... ...MARRIED
Love is .......
Not about 'it's your fault', but 'I'm sorry.'
Not 'where are you', but 'I'm right here.'
Not 'how could you', but 'I understand.'
Not 'I wish you were', but 'I'm thankful you are.'
To My Friends Who Are......... ....ENGAGED
The true measure of compatibility is not the years spent together but how good you are for each other.
To My Friends Who Are......... ...HEARTBROKEN
Heartbreaks last as long as you want and cut as deep as you allow them to go.
The challenge is not how to survive heartbreaks but to learn from them.
To My Friends Who Are......... ...NAIVE
How to be in love:
Fall but don't stumble,
be consistent but not too persistent,
share and never be unfair,
understand and try not to demand,
and get hurt but never keep the pain.
To My Friends Who Are......... ...POSSESSIVE
It breaks your heart to see the one you love happy with someone else but
it's more painful to know that the one you love is unhappy with you.
To My Friends Who Are......... ...AFRAID TO CONFESS
Love hurts when you break up with someone.
It hurts even more when someone breaks up with you.
But love hurts the most when the person you love has no idea how you feel.
To My Friends Who Are......... ...STILL HOLDING ON
A sad thing about life is when you meet someone and fall in love, only to find out in the end that it was never meant to be and that you have wasted years on someone who wasn't worth it.
If he isn't worth it now,he's not going to be worth it a year or 10 years from now. Let it go.....
TO ALL MY FRIENDS..... ..
My wish for you is a man/woman whose love is honest, strong, mature,
never-changing, uplifting, protective, encouraging, rewarding and unselfish. ^_^
Enam Perkara
6 PERTANYAAN dari Guru [Kata mutiara]
Suatu hari Seorang Guru berkumpul dengan murid-muridnya. ..
Lalu beliau mengajukan enam pertanyaan.. .
Pertama...
"Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini...???"
Murid-muridnya ada yang menjawab... "orang tua", "guru", "teman", dan
"kerabatnya" ...
Sang Guru menjelaskan semua jawaban itu benar...
Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "kematian".. .
Sebab kematian adalah PASTI adanya.....
Lalu Sang Guru meneruskan pertanyaan kedua...
"Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini...???"
Murid-muridnya ada yang menjawab...
"negara Cina", "bulan", "matahari", dan "bintang-bintang" ...
Lalu Sang Guru menjelaskan bahwa semua jawaban yang diberikan adalah
benar....
Tapi yang paling benar adalah "masa lalu"... Siapa pun kita...
bagaimana pun kita...dan betapa kayanya kita... tetap
kita TIDAK bisa kembali ke masa lalu.. Sebab itu kita harus menjaga
hari ini... dan hari-hari yang akan datang..
Sang Guru meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga...
"Apa yang paling besar di dunia ini...???"
Murid-muridnya ada yang menjawab
"gunung", "bumi", dan "matahari".. .
Semua jawaban itu benar kata Sang Guru ...
Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah
"nafsu"...Banyak manusia menjadi celaka karena memperturutkan hawa
nafsunya...Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu...Karena
itu, kita harus hati-hati dengan hawa nafsu ini... jangan
sampai nafsu membawa kita ke neraka (atau kesengsaraan dunia dan akhirat)...
Pertanyaan keempat adalah...
"Apa yang paling berat di dunia ini...???"
Di antara muridnya ada yang menjawab... "baja", "besi", dan "gajah"...
"Semua jawaban hampir benar...", kata Sang Guru ..
tapi yang paling berat adalah "memegang amanah"...
Pertanyaan yang kelima adalah... "Apa yang paling ringan di dunia
ini...???"
Ada yang menjawab "kapas", "angin", "debu", dan "daun-daunan" ..
..
"Semua itu benar...", kata Sang Guru...tapi yang paling ringan di dunia
ini adalah "meninggalkan ibadah"...
Lalu pertanyaan keenam adalah...
"Apakah yang paling tajam di dunia ini...???"
Murid-muridnya menjawab dengan serentak... "PEDANG...!! !"
"(hampir) Benar...", kata Sang Guru tetapi, yang paling tajam adalah
"lidah manusia"...Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya
menyakiti hati... dan melukai perasaan saudaranya sendiri...
Sudahkah kita menjadi insan yang selalu ingat akan KEMATIAN...
senantiasa belajar dari MASA LALU...
dan tidak memperturutkan NAFSU...???
Sudahkah kita mampu MENGEMBAN AMANAH sekecil apapun...
dengan tidak MENINGGALKAN IBADAH....
serta senantiasa MENJAGA LIDAH kita...???
Suatu hari Seorang Guru berkumpul dengan murid-muridnya. ..
Lalu beliau mengajukan enam pertanyaan.. .
Pertama...
"Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini...???"
Murid-muridnya ada yang menjawab... "orang tua", "guru", "teman", dan
"kerabatnya" ...
Sang Guru menjelaskan semua jawaban itu benar...
Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "kematian".. .
Sebab kematian adalah PASTI adanya.....
Lalu Sang Guru meneruskan pertanyaan kedua...
"Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini...???"
Murid-muridnya ada yang menjawab...
"negara Cina", "bulan", "matahari", dan "bintang-bintang" ...
Lalu Sang Guru menjelaskan bahwa semua jawaban yang diberikan adalah
benar....
Tapi yang paling benar adalah "masa lalu"... Siapa pun kita...
bagaimana pun kita...dan betapa kayanya kita... tetap
kita TIDAK bisa kembali ke masa lalu.. Sebab itu kita harus menjaga
hari ini... dan hari-hari yang akan datang..
Sang Guru meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga...
"Apa yang paling besar di dunia ini...???"
Murid-muridnya ada yang menjawab
"gunung", "bumi", dan "matahari".. .
Semua jawaban itu benar kata Sang Guru ...
Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah
"nafsu"...Banyak manusia menjadi celaka karena memperturutkan hawa
nafsunya...Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu...Karena
itu, kita harus hati-hati dengan hawa nafsu ini... jangan
sampai nafsu membawa kita ke neraka (atau kesengsaraan dunia dan akhirat)...
Pertanyaan keempat adalah...
"Apa yang paling berat di dunia ini...???"
Di antara muridnya ada yang menjawab... "baja", "besi", dan "gajah"...
"Semua jawaban hampir benar...", kata Sang Guru ..
tapi yang paling berat adalah "memegang amanah"...
Pertanyaan yang kelima adalah... "Apa yang paling ringan di dunia
ini...???"
Ada yang menjawab "kapas", "angin", "debu", dan "daun-daunan" ..
..
"Semua itu benar...", kata Sang Guru...tapi yang paling ringan di dunia
ini adalah "meninggalkan ibadah"...
Lalu pertanyaan keenam adalah...
"Apakah yang paling tajam di dunia ini...???"
Murid-muridnya menjawab dengan serentak... "PEDANG...!! !"
"(hampir) Benar...", kata Sang Guru tetapi, yang paling tajam adalah
"lidah manusia"...Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya
menyakiti hati... dan melukai perasaan saudaranya sendiri...
Sudahkah kita menjadi insan yang selalu ingat akan KEMATIAN...
senantiasa belajar dari MASA LALU...
dan tidak memperturutkan NAFSU...???
Sudahkah kita mampu MENGEMBAN AMANAH sekecil apapun...
dengan tidak MENINGGALKAN IBADAH....
serta senantiasa MENJAGA LIDAH kita...???
Jumat, 06 Februari 2009
Kecantikan
9 Kesalahan dalam Perawatan Kecantikan
Written by Hilda Merina
Â
Terkadang, Anda sudah merasa melakukan semua perawatan kecantikan dengan benar. Namun, seringkali, ada beberapa kesalahan yang biasa dilakukan wanita dalam perawatan kecantikan. Apa saja?
1. Model potongan rambut yang monoton
Tentu, mempertahankan model potongan rambut selama bertahun-tahun tak tepat. Sebaiknya, lakukan perubahan kecil pada potongan rambut agar penampilan Anda lebih segar secara keseluruhan.
2. Kurang tidur
Tidur sangat penting untuk kulit. Selama tidur, enzim-enzim perbaikan bekerja memperbaiki kerusakan, mengurangi toksin dan mendistribusikan nutrisi ke sel-sel tubuh.
3. Terlalu menghindari lemak
Kekurangan asupan lemak dapat menyebabkan kulit jadi kering, bersisik, dan rambut bercabang. Anda dapat mengonsumsi lemak nabati untuk mendapatkan kulit indah tanpa mengorbankan bentuk tubuh.
4. Lupa berolahraga
Olahraga tak hanya baik bagi tubuh, tetapi juga membuat kulit berseri karena meningkatnya aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk kulit.
5. Mengabaikan kebersihan alat kecantikan
Kuas atau spons bedak yang kotor akan menumpukkan kuman pada wajah kulit dan menimbulkan jerawat. Bersihkan 2 minggu sekali dengan menggunakan air suam-suam kuku.
6. Salah menggunakan kosmetik
Kebiasaan memakai kosmetik kadaluarsa, mengambil kosmetik dengan jari, atau memasukkan kembali sisa kosmetik yang berlebih dapat menyebabkan jerawat dan iritasi kulit. Jadi, buang semua produk yang sudah berubah warna, tekstur dan aromanya. Usahakan menyentuh produk dengan menggunakan cotton buds atau kapas. Atau tuangkan sedikit ke telapak tangan, baru kemudian dioleskan ke wajah.
7. Tidur tanpa membersihkan make up
Make up yang tidak dibersihkan dapat menyumbat pori, menimbulkan jerawat, dan iritasi pada mata. Kulit butuh waktu untuk memperbarui sel-sel. Tetapi karena pori-pori tersumbat, proses ini menjadi terhambat, sehingga membuat kulit menjadi kusam.
Â
8. Mandi lama dengan air panas
Kedengarannya menyenangkan, tetapi ini dapat membuat kulit jadi kering. Batasi waktu mandi hanya selama kurang lebih 3 menit dengan suhu air yang tak terlalu panas. Selalu gunakan pelembab segera setelah mandi untuk mencegah kulit jadi kering.
9. Menyemprotkan parfum di pergelangan tangan
Jika Anda mengenakan arloji atau gelang, maka wewangian akan berbaur dengan aroma dari aksesori Anda. Lebih baik, semprotkan parfum pada titik denyut nadi di leher, karena daerah ini lebih hangat dan akan membantu menyebarkan wewangian.
Â
Sumber : Tabloid Nova
ARTIKEL INI KAMI PEROLEH DARI
http://www.dunia- wanita.com/ index.php? option=com_ content&task= view&id=54& Itemid=4
Written by Hilda Merina
Â
Terkadang, Anda sudah merasa melakukan semua perawatan kecantikan dengan benar. Namun, seringkali, ada beberapa kesalahan yang biasa dilakukan wanita dalam perawatan kecantikan. Apa saja?
1. Model potongan rambut yang monoton
Tentu, mempertahankan model potongan rambut selama bertahun-tahun tak tepat. Sebaiknya, lakukan perubahan kecil pada potongan rambut agar penampilan Anda lebih segar secara keseluruhan.
2. Kurang tidur
Tidur sangat penting untuk kulit. Selama tidur, enzim-enzim perbaikan bekerja memperbaiki kerusakan, mengurangi toksin dan mendistribusikan nutrisi ke sel-sel tubuh.
3. Terlalu menghindari lemak
Kekurangan asupan lemak dapat menyebabkan kulit jadi kering, bersisik, dan rambut bercabang. Anda dapat mengonsumsi lemak nabati untuk mendapatkan kulit indah tanpa mengorbankan bentuk tubuh.
4. Lupa berolahraga
Olahraga tak hanya baik bagi tubuh, tetapi juga membuat kulit berseri karena meningkatnya aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk kulit.
5. Mengabaikan kebersihan alat kecantikan
Kuas atau spons bedak yang kotor akan menumpukkan kuman pada wajah kulit dan menimbulkan jerawat. Bersihkan 2 minggu sekali dengan menggunakan air suam-suam kuku.
6. Salah menggunakan kosmetik
Kebiasaan memakai kosmetik kadaluarsa, mengambil kosmetik dengan jari, atau memasukkan kembali sisa kosmetik yang berlebih dapat menyebabkan jerawat dan iritasi kulit. Jadi, buang semua produk yang sudah berubah warna, tekstur dan aromanya. Usahakan menyentuh produk dengan menggunakan cotton buds atau kapas. Atau tuangkan sedikit ke telapak tangan, baru kemudian dioleskan ke wajah.
7. Tidur tanpa membersihkan make up
Make up yang tidak dibersihkan dapat menyumbat pori, menimbulkan jerawat, dan iritasi pada mata. Kulit butuh waktu untuk memperbarui sel-sel. Tetapi karena pori-pori tersumbat, proses ini menjadi terhambat, sehingga membuat kulit menjadi kusam.
Â
8. Mandi lama dengan air panas
Kedengarannya menyenangkan, tetapi ini dapat membuat kulit jadi kering. Batasi waktu mandi hanya selama kurang lebih 3 menit dengan suhu air yang tak terlalu panas. Selalu gunakan pelembab segera setelah mandi untuk mencegah kulit jadi kering.
9. Menyemprotkan parfum di pergelangan tangan
Jika Anda mengenakan arloji atau gelang, maka wewangian akan berbaur dengan aroma dari aksesori Anda. Lebih baik, semprotkan parfum pada titik denyut nadi di leher, karena daerah ini lebih hangat dan akan membantu menyebarkan wewangian.
Â
Sumber : Tabloid Nova
ARTIKEL INI KAMI PEROLEH DARI
http://www.dunia- wanita.com/ index.php? option=com_ content&task= view&id=54& Itemid=4
Tangisan Wanita

Mengapa Wanita Menangis?
“Kenapa ibu menangis?” Tanya seorang anak kepada ibunya.
“Karena aku seorang wanita,” jawabnya.
“Aku tidak mengerti,” katanya. Ibunya memeluknya dan berkata,”Kamu tidak akan pernah tahu, tapi itu tidak jadi masalah.”
Tak lama kemudian anak itu bertanya pada ayahnya, “Mengapa ibu menangis tanpa alasan yang jelas?”
“Semua wanita menangis tanpa alasan,” hanya jawaban seperti itulah yang dapat diberikannya.
Anak kecil itu tumbuh menjadi seorang pria, masih tetap bertanya-tanya mengapa wanita menangis. Akhirnya dia bertanya kepada Tuhan, “Tuhan, kenapa wanita mudah menangis?”
Tuhan menjawab…..
Ketika Aku menciptakan wanita, aku putuskan dia harus istimewa. Aku membuat pundaknya cukup kuat untuk memikul beban kehidupan; namun aku membuat lengannya cukup lembut untuk memberikan kenyamanan…..
Aku berikan kekuatan batin untuk menanggung persalinan serta penolakan yang sering kali dialaminya, bahkan dari anak-anaknya sendiri…..
Kuberikan padanya ketangguhan sehingga memungkinkannya merawat keluarga dan teman-temannya, bahkan ketika semua orang menyerah karena penyakit dan kelelahan, dia tidak mengeluh…..
Kuberikan kepekaan padanya untuk mencintai anak-anaknya dalam keadaan apapun. Bahkan ketika anak-anaknya sangat mengecewakannya… ..
Dia memiliki kekuatan istimewa yang menenangkan tangis anaknya serta mengatasi kegelisahan dan kekhawatiran anak remajanya…..
Kuberikan kekuatan untuk merawat suaminya, walau dia melakukan kesalahan. Dan Aku menciptakannya dari rusuk laki-laki untuk melindungi hati suaminya…..
Kuberikan kearifan agar mengetahui bahwa seorang suami yang baik tak kan pernah menyakiti isterinya, tapi kadang-kadang menguji ketegaran serta ketabahan isterinya untuk terus mendampingi suaminya tanpa ragu…..
Untuk semua kerja kerasnya ini, Aku juga memberi dia air mata untuk dicucurkannya. Ini adalah yang dibutuhkannya untuk meringankan bebannya, dan ini adalah satu-satunya kelemahannya… ..
Ketika kamu melihatnya menangis, katakan padanya betapa kamu mencintainya, dan menghargai semua yang telah dilakukannya bagi banyak orang, dan walaupun mungkin dia masih tetap menangis, tapi sesungguhnya kamu telah membuat hatinya terhibur…..
Dia sungguh istimewa +++
Rabu, 21 Januari 2009
YOUR HEART
Apa kabar hati ? Masihkah ia embun ? merunduk tawadu' dipucuk daun
Masihkah ia karang ? Berdiri tegar menghadapi gelombang ujian
Apa kabar iman ?
masihkan ia bintang ?
terang benderang menerangi kehidupan ...
Apa kabar saudaraku ?
Di mana pun kalian berada, semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan menjaga dirimu, hatimu dan imanmu..
Sesungguhnya di antara dosa-dosa itu, terdapat dosa yang tidak dapat dihapuskan dengan salat, puasa dan umrah. Para sahabat bertanya : apa yang dapat menghapus dosa-dosa itu ya Rasulullah ? rasul menjawab : Semangat dalam mencari rizki Allah. HR Thabrani.
Hidup bukanlah tentang menemuka dirimu sendiri, hidup adalah tentang menciptakan dirimu sendiri...
SOME ONE
Masihkah ia karang ? Berdiri tegar menghadapi gelombang ujian
Apa kabar iman ?
masihkan ia bintang ?
terang benderang menerangi kehidupan ...
Apa kabar saudaraku ?
Di mana pun kalian berada, semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan menjaga dirimu, hatimu dan imanmu..
Sesungguhnya di antara dosa-dosa itu, terdapat dosa yang tidak dapat dihapuskan dengan salat, puasa dan umrah. Para sahabat bertanya : apa yang dapat menghapus dosa-dosa itu ya Rasulullah ? rasul menjawab : Semangat dalam mencari rizki Allah. HR Thabrani.
Hidup bukanlah tentang menemuka dirimu sendiri, hidup adalah tentang menciptakan dirimu sendiri...
SOME ONE
Temen atau Demen

Teman atau lebih dari teman ? Teman, teman dekat, teman tapi mesra atau lebih dari teman?
Bersahabat dengan lawan jenis membuat seseorang bisa melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Perempuan dengan 'intuisi'-nya berupa kemampuan luar biasa dalam mendeteksi detail dan perubahan penampilan dan perilaku oranglain juga bisa melihat dari 'kacamata' laki-laki. Men have tunnel vision yang membuat mereka bisa melihat secara jelas dan akurat apa-apa yang berada tepat di hadapan mereka dalam jarak jauh. Perlahan, perempuan akan dapat melihat bagaimana seorang laki-laki bereaksi terhadap satu permasalahan dan bagaimana ia mencari solusinya. bak hubungan suami istri, persahabatan laki-laki dan perempuan juga mengandung sikap saling memahami dan melengkapi.
banyak orang meragukan adanya ikatan persahabatn yang murni antara laki-laki dan perempuan. Kedekatan yang terbina sangat erat, ditambah intensitas pertemuan yang tinggi, tak jarang mengubah status teman menjadi lebih dari teman. Tanpa disadari dan tanpa diinginkan, tiba-tiba saja perasaan bersahabat itu berganti sayang dan cinta.
Namun demikian, sebagian orang juga bersikukuh menyatakan bahwa teman adalah teman. Nggak ada chemistry, sudah tahu jelek-jeleknya, begitu kata mereka yang menolak istilah 'dari temen jadi demen'.
Dengan alasan sudah enak berteman, rasa sayang yang tumbuh pun diartikan sebagai bertambah kuatnya hubungan persahabatan. Tidak lebih, tidak kurang.
Bagi kaum hawa, hadirnya sosok teman laki-laki yang setia menemani kemana-mana, bisa jadi suatu hal yang menguntungkan. Punya bodyguard yang dibintangi Kevin Costner dan Whitney Houston bukan tak mungkin sang pengawal jatuh cinta pada 'nyonya'nya.
Jika Anda memiliki sahabat lawan jenis, dan memiliki banyak hal yang tak bisa lepas dari Anda, ada kemungkinan dia berpotensi lebih dari sekadar teman. Teman tapi mesra, teman tapi ngarep atau bukan teman-teman biasa apapun namanya itu...Tinggal Anda memutuskan dan menilai yang terbaik untuk hubungan selanjutnya. myinspiration@gmail.com
Senin, 19 Januari 2009
Cantik

Perempuan Terlihat Cantik :
1.Saat tersenyum dan saling memandang
Menurut penelitian di Universitas Scotland, saat Anda tersenyum tulus sambil memandang mata seorang pria, wajah Anda akan terlihat dua kali lebih menarik daripada saat Anda memandang pria namun minus senyuman. Pandangan mata penuh arti yang Anda sampaikan juga menjadi penyampai pesan yang efektif. Saat ia menerima pesan Anda, jantungnya pun berdegup lebih kencang.
2. Saat menggunakan bahasa tubuh
Menurut studi yang dilakukan psikolog Monica Moore, Ph.D, dari Webster University pada tahun 1985, terungkap bahwa Anda bisa jadi perayu ulung hanya dengan menggunakan bahasa tubuh. Misalnya saja memilin rambut atau membasahi bibir. Para pria dalam studi Moore tersebut mengaku bisa menangkap arti dari bahasa tersebut tersebut dan menganggapnya sangat seksi.
Tapi, bagaimana jika kita termasuk pemalu? Pilihlah zona nyaman Anda, misalnya jika Anda merasa nyaman berada di kafe langganan, toko buku favorit, jangan ragu untuk melemparkan sinyal di tempat ini. Menggunakan bahasa tubuh yang menggoda pada satu pria juga lebih "aman" ketimbang di keramaian.
3. Saat Anda tak terlihat kurang makan
Lupakan obsesi untuk memiliki tubuh indah ala para model karena ternyata pria tak terlalu menyukainya. Penelitian yang dilakukan para ahli dari Universitas Texas menunjukkan para pria lebih memilih wanita dengan badan yang sedang, tak gemuk tak kurus.
Menurut Devendra Singh, psikolog, pilihan para pria tersebut adalah hal alami yang dipengaruhi oleh psikologi evolusi. Manusia memiliki insting purba untuk bertahan hidup dan reproduksi. Dan, wanita-wanita bertubuh sedang bahkan agak gemuk dianggap bertubuh sehat dan lebih subur.
4. Saat sedang masa subur
Saat Anda sedang berada di masa subur atau saat sel telur keluar (ovulasi), Anda akan terlihat lebih seksi di mata pria. Kapankah saat ovulasi? Biasanya di pertengahan siklus haid, sekitar hari ke-14 sampai ke-16 dihitung dari hari pertama menstruasi. Mengapa sel telur bisa memengaruhi penilaian pria? Bukti ilmiah menunjukkan, kadar esterogen yang naik sebelum ovulasi, kulit akan terlihat lebih kenyal dan bersinar. Selain itu, tubuh Anda juga mengirimkan sinyal: ini waktunya membuat bayi.
5. Saat Anda adalah wanita yang ia cintai
Semakin pria mencintai Anda, makin seksi pula Anda di matanya. Penelitian juga telah menunjukkan, semakin kita kenal, suka, dan menghargai seseorang, makin menariklah ia secara fisik.
1.... MOM ... IBU ... MAK ... BUNDA ...
Ibu melahirkan kita sambil menangis kesakitan. Masihkah kita menyakitkannya?
Masih mampukah kita tertawa melihat penderitaannya?
Mencaci makinya?Melawannya?
Memukulnya? Mengacuhkannya?
Meninggalkannya?
Ibu tidak pernah mengeluh membersihkan kotoran kita waktu masih kecil,
Memberikan ASI waktu kita bayi,
Mencuci celana kotor kita,
Menahan derita,
Menggendong kita sendirian.
Di saat ibumu tidur, coba kamu lihat matanya dan bayangkan matanya takkan terbuka untuk selamanya.. tangannya tak dapat hapuskan airmatamu dan tiada lagi nasihat yang sering kita abaikan.. bayangkan ibumu sudah tiada.. apakah kamu cukup membahagiakannya. . apakah kamu pernah berfikir bertapa besar pengorbanannya semenjak kamu berada di dalam perutnya... kirim pesan ini pada semua... itupun kalau kamu sayang ibumu dan mau mengingatkan teman2mu.
Ingat-ingatlah lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia:
1. Bebaskan hatimu dari rasa benci.
2. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran.
3. Hiduplah dengan sederhana.
4. Berikan lebih banyak (give more).
5. Jangan terlalu banyak mengharap (expect less).
SADARILAH bahwa di dunia ini tidak ada 1 orang pun yang mau mati demi IBU,tetapi.. .
Beliau justru satu-satunya orang yang bersedia mati untuk melahirkan kita€ ’¥
Kirimkan ke 10 orang agar IBU KITA PANJANG UMUR.€
€
Kesadaran adalah matahari, Kesabaran adalah bumi
Keberanian menjadi cakrawala dan Perjuangan adalah pelaksanaan kata kata
Ibu melahirkan kita sambil menangis kesakitan. Masihkah kita menyakitkannya?
Masih mampukah kita tertawa melihat penderitaannya?
Mencaci makinya?Melawannya?
Memukulnya? Mengacuhkannya?
Meninggalkannya?
Ibu tidak pernah mengeluh membersihkan kotoran kita waktu masih kecil,
Memberikan ASI waktu kita bayi,
Mencuci celana kotor kita,
Menahan derita,
Menggendong kita sendirian.
Di saat ibumu tidur, coba kamu lihat matanya dan bayangkan matanya takkan terbuka untuk selamanya.. tangannya tak dapat hapuskan airmatamu dan tiada lagi nasihat yang sering kita abaikan.. bayangkan ibumu sudah tiada.. apakah kamu cukup membahagiakannya. . apakah kamu pernah berfikir bertapa besar pengorbanannya semenjak kamu berada di dalam perutnya... kirim pesan ini pada semua... itupun kalau kamu sayang ibumu dan mau mengingatkan teman2mu.
Ingat-ingatlah lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia:
1. Bebaskan hatimu dari rasa benci.
2. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran.
3. Hiduplah dengan sederhana.
4. Berikan lebih banyak (give more).
5. Jangan terlalu banyak mengharap (expect less).
SADARILAH bahwa di dunia ini tidak ada 1 orang pun yang mau mati demi IBU,tetapi.. .
Beliau justru satu-satunya orang yang bersedia mati untuk melahirkan kita€ ’¥
Kirimkan ke 10 orang agar IBU KITA PANJANG UMUR.€
€
Kesadaran adalah matahari, Kesabaran adalah bumi
Keberanian menjadi cakrawala dan Perjuangan adalah pelaksanaan kata kata
Kepedihan di jalur gaza
1.WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
(Composed by Michael Heart)
Cahaya putih yang membutakan mata
Menyala terang di langit Gaza malam ini
Orang-orang berlarian untuk berlindung
Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati
Mereka datang dengan tank dan pesawat
Dengan berkobaran api yang merusak
Dan tak ada yang tersisa
Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal
Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini
Wanita dan anak-anak
Dibunuh dan dibantai tiap malam
Sementara para pemimpin nun jauh di sana
Berdebat tentang siapa yg salah & benar
Tapi kata-kata mereka sedang dalam kesakitan
Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujam asam
Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa sakit
Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal
Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini
(Composed by Michael Heart)
Cahaya putih yang membutakan mata
Menyala terang di langit Gaza malam ini
Orang-orang berlarian untuk berlindung
Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati
Mereka datang dengan tank dan pesawat
Dengan berkobaran api yang merusak
Dan tak ada yang tersisa
Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal
Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini
Wanita dan anak-anak
Dibunuh dan dibantai tiap malam
Sementara para pemimpin nun jauh di sana
Berdebat tentang siapa yg salah & benar
Tapi kata-kata mereka sedang dalam kesakitan
Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujam asam
Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa sakit
Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal
Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini
Rabu, 14 Januari 2009
Pintar Berbagi
Cerita Tukang Bakso
Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik - rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini. Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor,...terdengar suara tek...tekk..tek...suara tukang bakso dorong lewat.
Sambil menyeka keringat..., ku hentikan tukang bakso itu dan memesan beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak - anak, siapa yang mau bakso ?
"Mauuuuuuuuu. ..", secara serempak dan kompak anak - anak asuhku
menjawab.
Selesai makan bakso, lalu saya membayarnya. ... Ada satu hal yang menggelitik pikiranku selama ini ketika saya membayarnya, si tukang bakso memisahkan uang yang diterimanya. Yang satu disimpan dilaci, yang satu ke dompet, yang lainnya ke kaleng bekas kue semacam kencleng. Lalu aku bertanya atas rasa penasaranku
selama ini. "Mang kalo boleh tahu, kenapa uang - uang itu Emang pisahkan ? Barangkali ada tujuan ?"
"Iya pak, Emang sudah memisahkan uang ini selama jadi tukang bakso yang sudah berlangsung hampir 17 tahun. Tujuannya sederhana saja, Emang hanya ingin memisahkan mana yang menjadi hak Emang, mana yang menjadi hak Orang lain / tempat ibadah, dan mana yang menjadi hak cita-cita penyempurnaan iman".
"Maksudnya.. .?", saya melanjutkan bertanya.
" Iya Pak , kan agama dan Tuhan menganjurkan kita agar bisa berbagi dengan sesama. Emang membagi 3, dengan pembagian sebagai berikut :
1. Uang yang masuk ke dompet, artinya untuk memenuhi keperluan hidup sehari - hari Emang dan keluarga.
2. Uang yang masuk ke laci, artinya untuk infaq/sedekah, atau untuk
melaksanakan ibadah Qurban. Dan alhamdulillah selama 17 tahun menjadi tukang bakso, Emang selalu ikut qurban seekor kambing, meskipun kambingnya yang ukuran sedang saja.
3. Uang yang masuk ke kencleng, karena emang ingin menyempurnakan agama yang Emang pegang yaitu Islam. Islam mewajibkan kepada umatnya yang mampu, untuk melaksanakan ibadah haji. Ibadah haji ini tentu butuh biaya yang besar. Maka Emang berdiskusi dengan istri dan istri menyetujui bahwa di setiap penghasilan harian hasil jualan bakso ini,Emang harus menyisihkan sebagian penghasilan sebagai tabungan haji.
Dan insya Allah selama 17 tahun menabung, sekitar 2 tahun lagi Emang dan istri akan melaksanakan ibadah haji.
Hatiku sangat...sangat tersentuh mendengar jawaban itu. Sungguh sebuah jawaban sederhana yang sangat mulia. Bahkan mungkin kita yang memiliki nasib sedikit lebih baik dari si emang tukang bakso tersebut, belum tentu memiliki fikiran dan rencana indah dalam hidup seperti itu. Dan seringkali berlindung di balik tidak mampu atau belum ada rejeki. Terus saya melanjutkan sedikit pertanyaan, sebagai berikut : "Iya memang bagus...,tapi kan ibadah haji itu hanya diwajibkan bagi yang mampu, termasuk memiliki kemampuan dalam biaya....".
Iya menjawab, " Itulah sebabnya Pak. Emang justru malu kalau bicara soal mampu atau tidak mampu ini. Karena definisi mampu bukan hak pak RT atau pak RW, bukan hak pak Camat ataupun MUI. Definisi "mampu" adalah sebuah definisi dimana kita diberi kebebasan untuk mendefinisikannya sendiri. Kalau kita mendefinisikan diri sendiri sebagai orang tidak mampu, maka mungkin selamanya kita akan menjadi manusia tidak mampu. Sebaliknya kalau kita mendefinisikan diri sendiri, "mampu", maka insya Allah dengan segala kekuasaan dan kewenangannya Allah akan memberi kemampuan pada kita".
"Masya Allah..., sebuah jawaban elegan dari seorang tukang bakso".
Sahabat....
Cerita ini sangat sederhana. Semoga memberi hikmah terbaik bagi
kehidupan kita. Amin...
Sumber : anonim
Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik - rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini. Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor,...terdengar suara tek...tekk..tek...suara tukang bakso dorong lewat.
Sambil menyeka keringat..., ku hentikan tukang bakso itu dan memesan beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak - anak, siapa yang mau bakso ?
"Mauuuuuuuuu. ..", secara serempak dan kompak anak - anak asuhku
menjawab.
Selesai makan bakso, lalu saya membayarnya. ... Ada satu hal yang menggelitik pikiranku selama ini ketika saya membayarnya, si tukang bakso memisahkan uang yang diterimanya. Yang satu disimpan dilaci, yang satu ke dompet, yang lainnya ke kaleng bekas kue semacam kencleng. Lalu aku bertanya atas rasa penasaranku
selama ini. "Mang kalo boleh tahu, kenapa uang - uang itu Emang pisahkan ? Barangkali ada tujuan ?"
"Iya pak, Emang sudah memisahkan uang ini selama jadi tukang bakso yang sudah berlangsung hampir 17 tahun. Tujuannya sederhana saja, Emang hanya ingin memisahkan mana yang menjadi hak Emang, mana yang menjadi hak Orang lain / tempat ibadah, dan mana yang menjadi hak cita-cita penyempurnaan iman".
"Maksudnya.. .?", saya melanjutkan bertanya.
" Iya Pak , kan agama dan Tuhan menganjurkan kita agar bisa berbagi dengan sesama. Emang membagi 3, dengan pembagian sebagai berikut :
1. Uang yang masuk ke dompet, artinya untuk memenuhi keperluan hidup sehari - hari Emang dan keluarga.
2. Uang yang masuk ke laci, artinya untuk infaq/sedekah, atau untuk
melaksanakan ibadah Qurban. Dan alhamdulillah selama 17 tahun menjadi tukang bakso, Emang selalu ikut qurban seekor kambing, meskipun kambingnya yang ukuran sedang saja.
3. Uang yang masuk ke kencleng, karena emang ingin menyempurnakan agama yang Emang pegang yaitu Islam. Islam mewajibkan kepada umatnya yang mampu, untuk melaksanakan ibadah haji. Ibadah haji ini tentu butuh biaya yang besar. Maka Emang berdiskusi dengan istri dan istri menyetujui bahwa di setiap penghasilan harian hasil jualan bakso ini,Emang harus menyisihkan sebagian penghasilan sebagai tabungan haji.
Dan insya Allah selama 17 tahun menabung, sekitar 2 tahun lagi Emang dan istri akan melaksanakan ibadah haji.
Hatiku sangat...sangat tersentuh mendengar jawaban itu. Sungguh sebuah jawaban sederhana yang sangat mulia. Bahkan mungkin kita yang memiliki nasib sedikit lebih baik dari si emang tukang bakso tersebut, belum tentu memiliki fikiran dan rencana indah dalam hidup seperti itu. Dan seringkali berlindung di balik tidak mampu atau belum ada rejeki. Terus saya melanjutkan sedikit pertanyaan, sebagai berikut : "Iya memang bagus...,tapi kan ibadah haji itu hanya diwajibkan bagi yang mampu, termasuk memiliki kemampuan dalam biaya....".
Iya menjawab, " Itulah sebabnya Pak. Emang justru malu kalau bicara soal mampu atau tidak mampu ini. Karena definisi mampu bukan hak pak RT atau pak RW, bukan hak pak Camat ataupun MUI. Definisi "mampu" adalah sebuah definisi dimana kita diberi kebebasan untuk mendefinisikannya sendiri. Kalau kita mendefinisikan diri sendiri sebagai orang tidak mampu, maka mungkin selamanya kita akan menjadi manusia tidak mampu. Sebaliknya kalau kita mendefinisikan diri sendiri, "mampu", maka insya Allah dengan segala kekuasaan dan kewenangannya Allah akan memberi kemampuan pada kita".
"Masya Allah..., sebuah jawaban elegan dari seorang tukang bakso".
Sahabat....
Cerita ini sangat sederhana. Semoga memberi hikmah terbaik bagi
kehidupan kita. Amin...
Sumber : anonim
Perempuan
Assalamu'alaikum Wr. Wb
Alhamdulillah, akhirnya bisa ngisi blog lagi...setelah belakangan ini moodnya hilang..
Teman, perempuan kadang berada di posisi yang lemah
Keadilan kadang tidak berpihak kepada perempuan
Tidak ada yang bisa melawan, kecuali kita sendiri kaum perempuan
Yakinlah, bahwa lemah bukan berarti kalah...
Yakinlah, bahwa Allah menjanjikan akan ada sesuatu yang besar di balik semua kejadian yang kita alami...
Allah tidak akan pernah berpaling dari hambaNya..
'Jamila Ratna Sarumpaet'
Alhamdulillah, akhirnya bisa ngisi blog lagi...setelah belakangan ini moodnya hilang..
Teman, perempuan kadang berada di posisi yang lemah
Keadilan kadang tidak berpihak kepada perempuan
Tidak ada yang bisa melawan, kecuali kita sendiri kaum perempuan
Yakinlah, bahwa lemah bukan berarti kalah...
Yakinlah, bahwa Allah menjanjikan akan ada sesuatu yang besar di balik semua kejadian yang kita alami...
Allah tidak akan pernah berpaling dari hambaNya..
'Jamila Ratna Sarumpaet'
Langganan:
Postingan (Atom)
