Senin, 10 November 2008

Friendship (2)


Kalian belum disebut orang yang beriman, jika belum mencintai oranglain seperti mencintai saudara sendiri...sahabat, bukan untuk jadi tonk sampah atau pemanis ruangan tapi sahabat hadir untuk menjadi bagian dari diri kita...

Masih lekat dalam ingatan, kami berempat (piepien, rani, wati dan ida) sama-sama jauh dari orangtua tapi kecepatan dalam memahami penjelasan asatidz/ah membuat kami sering bersama..meskipun saat itu, kami berbeda kamar tidur..Kendati ada dalam kebersamaan, kompetisi positif di antara kami selalu ada khususnya dalam mengejar prestasi.., tapi itu semua tak menyurutkan kedekatan dan keterbukaan kami dalam berbagi suka, duka hingga kejahilan. Seiring waktu, kebersamaan itu berkurang ketika salah satu sahabat kami (ida) harus mendapat perawatan kemudian memutuskan pindah dari pondok, tempat kami menuntut ilmu selama ini.. tak selang berapa lama, satu lagi (wati) memutuskan untuk melanjutkan jenjang mu'alimin (SMA) di sekolah dekat rumahnya...Perasaan sedih sempat menyelimuti perasaan kami (piepien dan rani), tapi kamipun kembali dekat dengan penghuni asrama sekaligus teman kelas kami juga (irma, wiwi dan nurul)..yang berbaur bersama..apalagi saat piepien mendapat kepercayaan sebagai ketua astri 1 (nurul ketua umum dan wiwi ketua astri 2)....to be..continued

Tidak ada komentar: